Sebanyak 30 balon udara nampak bertengger menghiasi langit-langit lapangan Desa Notorejo Kecamatan Gondang, Tulungagung.
Tak hanya itu, kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival ini menjadi ikonik dengan menyandang kegiatan festival balon udara pertama di Jawa Timur.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu mengatakan, kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival yang diinisiasi oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, merupakan kegiatan yang luar biasa meriah dan menghibur masyarakat Tulungagung.
Setidaknya sebanyak 15 ribu masyarakat baik dari dalam maupun luar wilayah Tulungagung, ikut meramaikan kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival.
“Melihat antusiasme warga yang luar biasa ini, rencananya juga mengadakan acara seperti ini lagi,” jelasnya Minggu, 8 Juni 2025.
Baca Juga: Kecamatan Rejotangan di Tulungagung Jadi Lumbung Pertanian hingga Geliat Ternak Rakyat
Tak hanya itu, kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival di Tulungagung ini menjadi terobosan strategis dari Kapolres Tulungagung untuk meminimalis penerbangan balon-balon udara liar.
Namun, dengan aturan dan regulasi yang jelas, kreativitas masyarakat dalam membuat balon udara masih dapat tersalurkan melalui kegiatan ini.
“Juga mengangkat serta menghidupkan UMKM yang ada di Tulungagung dan berlanjut menjadi destinasi wisata baru di Tulungagung,” tutupnya.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, total peserta dalam kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival ini ada sebanyak 39 peserta.
Rincinya, satu peserta dari Kabupaten Trenggalek, 18 peserta dari Tulungagung, dan 20 peserta dari Wonosobo.
Kegiatan ini bertujuan untuk merubah kebiasaan buruk menerbangkan balon udara liar tanpa awak dengan memberikan wadah kreatif bagi masyarakat.
Diketahui balon udara liar tanpa awak menimbulkan masalah dan potensi kebakaran, merusak jaringan listrik, dan menggangu penerbangan pesawat.
Belum lagi apabila balon udara liar tanpa awak tersebut diterbangkan dengan petasan justru semakin membahayakan.
“Sekarang kebiasaan itu (menerbangkan balin udara liar-RED) kita ubah menjadi potensi wisata yang dapat menggerakkan UMKM dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival ini menjadi festival balon udara pertama yang ada di Jawa Timur.
Tak ayal, dengan persiapan yang begitu mepet, Tulungagung berhasil menjadi kabupaten pertama di Jawa Timur yang memiliki kegiatan festival balon udara.
Baca Juga: Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pembuatan Balon Udara di Tulungagung
“Bisa jadi ikonik, jadi kalau ada orang bilang balon udara di Jawa Timur ya ada di Tulungagung,” pungkasnya.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz