Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pertama di Jawa Timur, Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival Menjadi Ikonik Kota Marmer

Matlaul Ngainul Aziz • Minggu, 8 Juni 2025 | 22:02 WIB

Puluhan balon pada kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025 berhasil menyita ribuan penonton.
Puluhan balon pada kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025 berhasil menyita ribuan penonton.
TULUNGAGUNG - Belasan ribu masyarakat baik dari dalam maupun luar wilayah Tulungagung antusias untuk menyaksikan kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025.

Sebanyak 30 balon udara nampak bertengger menghiasi langit-langit lapangan Desa Notorejo Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Tak hanya itu, kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival ini menjadi ikonik dengan menyandang kegiatan festival balon udara pertama di Jawa Timur.

Baca Juga: Enam Remaja Berhasil Diamankan Polres Tulungagung Setelah Tertangkap Basah Menerbangkan Balon Udara Liar di Boyolangu

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu mengatakan, kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival yang diinisiasi oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, merupakan kegiatan yang luar biasa meriah dan menghibur masyarakat Tulungagung.

Setidaknya sebanyak 15 ribu masyarakat baik dari dalam maupun luar wilayah Tulungagung, ikut meramaikan kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival.

“Melihat antusiasme warga yang luar biasa ini, rencananya juga mengadakan acara seperti ini lagi,” jelasnya Minggu, 8 Juni 2025.

Baca Juga: Kecamatan Rejotangan di Tulungagung Jadi Lumbung Pertanian hingga Geliat Ternak Rakyat

Tak hanya itu, kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival di Tulungagung ini menjadi terobosan strategis dari Kapolres Tulungagung untuk meminimalis penerbangan balon-balon udara liar.

Namun, dengan aturan dan regulasi yang jelas, kreativitas masyarakat dalam membuat balon udara masih dapat tersalurkan melalui kegiatan ini.

“Juga mengangkat serta menghidupkan UMKM yang ada di Tulungagung dan berlanjut menjadi destinasi wisata baru di Tulungagung,” tutupnya.

Baca Juga: Petaka Idul Adha di Tulungagung, Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga, Api Masih Menyala saat Ditemukan, Warga Teriak-Teriak

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, total peserta dalam kegiatan Bhayangkara Tulungagung Ballon Festival ini ada sebanyak 39 peserta.

Rincinya, satu peserta dari Kabupaten Trenggalek, 18 peserta dari Tulungagung, dan 20 peserta dari Wonosobo.

Kegiatan ini bertujuan untuk merubah kebiasaan buruk menerbangkan balon udara liar tanpa awak dengan memberikan wadah kreatif bagi masyarakat.

Diketahui balon udara liar tanpa awak menimbulkan masalah dan potensi kebakaran, merusak jaringan listrik, dan menggangu penerbangan pesawat.

Belum lagi apabila balon udara liar tanpa awak tersebut diterbangkan dengan petasan justru semakin membahayakan.

Baca Juga: Magnet Visual Warna Warni Langit Tulungagung Hadir dalam Festival Balon, Kabar Baik untuk Pecinta Fotografi dan Videografi

“Sekarang kebiasaan itu (menerbangkan balin udara liar-RED) kita ubah menjadi potensi wisata yang dapat menggerakkan UMKM dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival ini menjadi festival balon udara pertama yang ada di Jawa Timur.

Tak ayal, dengan persiapan yang begitu mepet, Tulungagung berhasil menjadi kabupaten pertama di Jawa Timur yang memiliki kegiatan festival balon udara.

Baca Juga: Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pembuatan Balon Udara di Tulungagung

“Bisa jadi ikonik, jadi kalau ada orang bilang balon udara di Jawa Timur ya ada di Tulungagung,” pungkasnya.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#balon udara #tulungagung #Bhayangkara Tulungagung #Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival