Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hewan-Hewan yang Sering Dijumpai di Tulungagung , Jangan Heran Ada Sebutan Bintang Desa

Yoga Dany Damara • Senin, 9 Juni 2025 | 14:55 WIB

 

Hewan yang sering dijumpai salah satunya kucing di warung - warung  Tulungagung ada kucing.
Hewan yang sering dijumpai salah satunya kucing di warung - warung Tulungagung ada kucing.

TULUNGAGUNG- Tulungagung, sebuah kabupaten di Jawa Timur yang kaya akan budaya dan keindahan alam, juga punya cerita menarik soal hewan-hewan yang sering kita jumpai sehari-hari.

Di Tulungagung mulai dari kucing warung yang suka nongkrong sampai lutung gunung yang kadang muncul di hutan-hutan sekitar, hewan-hewan ini jadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga.

Simak beberapa hewsan yang sering nongol di Tulungagung di rumah maupun hutan.

  1. Kucing Warung: Si Penjaga Setia yang Bikin Ngakak

Kalau kamu pernah berkeliling di pasar atau warung-warung kecil di Tulungagung, pasti tidak asing dengan kehadiran kucing-kucing yang seolah punya tugas khusus: menjaga warung.

Tapi yang bikin lucu, kucing-kucing ini kadang punya “gaya” yang unik. Ada kucing yang kalau disapa malah pura-pura cuek, ada juga yang doyan minta jajan makanan sisa pembeli.

Salah satu cerita unik datang dari warung di Desa Campurdarat, di mana seekor kucing bernama “Oyen” jadi maskot warung.

Oyen punya kebiasaan lucu: kalau ada pelanggan yang datang, dia langsung duduk di depan pintu, seolah jadi “satpam”.

Kalau pelanggan datang sambil bawa makanan, Oyen biasanya langsung “mengintip” dengan mata penuh harap.

Kadang kalau makanannya diambil pelanggannya terlalu lama, Oyen sampai “mengelus-elus” kaki si pemilik warung sambil mengeong minta jatah.

 Baca Juga: Wisata Alam di Tulungagung yang Cocok Buat Bawa Hewan Peliharaan

  1. Lutung Gunung: Sang Penduduk Hutan yang Misterius

Selain hewan peliharaan, Tulungagung juga terkenal dengan keberadaan hewan liar seperti lutung gunung.

Hewan ini biasanya ditemukan di kawasan hutan-hutan pegunungan sekitar Tulungagung. Lutung gunung punya penampilan unik, dengan bulu hitam dan wajah yang tampak lucu, tapi juga penuh wibawa.

Ada cerita menarik dari penduduk sekitar hutan di Kecamatan Pagerwojo. Konon, ada lutung gunung yang sering datang ke pinggir hutan dan “mengintip” rumah warga.

Warga setempat bilang, lutung ini kadang suka mencuri buah dari kebun dan kadang juga “nginap” di pohon dekat rumah. Karena kelakuannya yang cerdik dan agak nakal, lutung ini punya julukan lucu, “Si Tukang Numpang”.

 Baca Juga: Pulau Jemur, Surga Bahari di Ujung Barat Riau, Miliki Nilai Ekologis Tinggi dan Habitat Hewan Langka

  1. Ayam Kampung: Sang Bintang Desa

Tidak lengkap kalau membahas hewan khas Tulungagung tanpa menyebut ayam kampung. Ayam jenis ini tidak hanya jadi sumber protein warga, tapi juga sering muncul dalam cerita-cerita lucu di desa.

Misalnya, ada cerita tentang seekor ayam kampung di Desa Besole yang punya kebiasaan aneh. Setiap pagi, ayam ini selalu “berkokok” lebih dulu dari ayam lainnya, bahkan sebelum subuh.

Penduduk sekitar bercanda, ayam ini mungkin “ngantor pagi” supaya bisa jadi ketua ayam di desa. Ada juga cerita lucu di mana ayam itu sering menghindar dari ayam jantan lain, sampai-sampai penduduk bilang dia ayam “penakut” tapi keren.

 Baca Juga: Hewan Unik di Tulungagung: Eksplorasi Fauna Langka dari Pegunungan hingga Laut Selatan

  1. Anjing Kampung: Teman Setia yang Selalu Ada

Di sisi lain, anjing kampung juga jadi teman sehari-hari warga Tulungagung. Biasanya, anjing-anjing ini menjaga rumah dan kadang juga diajak main oleh anak-anak desa.

Yang menarik, banyak anjing kampung di sini punya “karakter” unik. Ada anjing yang sangat pintar mengenali tamu, ada juga yang super ceria dan suka main bola bersama anak-anak.

Salah satu cerita lucu berasal dari Desa Kalidawir, di mana seekor anjing bernama “Gembul” punya kebiasaan unik: kalau mendengar suara motor lewat, dia langsung ikut mengejar, tapi kalau sudah dekat, dia malah berhenti dan pura-pura tidur.

Penduduk pun tertawa melihat tingkah Gembul yang lucu dan penuh trik.

Dari kucing warung yang jadi penjaga lucu, lutung gunung yang misterius, sampai ayam dan anjing kampung yang penuh karakter, hewan-hewan di Tulungagung punya cerita dan keunikan tersendiri.

Mereka bukan hanya bagian dari ekosistem, tapi juga bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.

Jadi, saat berkunjung ke Tulungagung, jangan heran kalau kamu akan bertemu dengan “warga lokal” yang berbulu dan bersuara ini. Siapa tahu kamu juga akan dapat cerita lucu dan unik dari mereka! (*)

 

 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Bintang Desa #hutan #warung #tulungagung #hewan