TULUNGAGUNG- Kalau biasanya oleh-oleh identik dengan toko khas yang berjajar di pinggir jalan utama, maka Tulungagung menyimpan sisi lain oleh-oleh langka yang justru nggak dijual di toko mana pun.
Oleh-oleh khas yang unik, terbatas, dan seringkali cuma bisa didapat lewat jalur dalam alias kenalan warga Tulungagung.
Inilah beberapa contohnya yang bikin kamu pengin cepat-cepat balik lagi ke Tulungagung ini:
- Keripik dari Tanaman Liar yang Tumbuh di Pekarangan
Siapa sangka tanaman liar seperti daun gendola atau daun krokot bisa jadi keripik renyah yang gurihnya bikin nagih? Ibu-ibu di beberapa kampung di Tulungagung berhasil menyulap tanaman ini jadi camilan sehat.
Tapi jangan harap nemu di etalase toko ya biasanya cuma dibuat untuk pesanan khusus, dan seringnya lewat kenalan warga.
Baca Juga: Tips Belanja Oleh-Oleh Khas Tulungagung Tanpa Boros
- Jajanan Pasar “Versi Premium” dari Tetangga Sendiri
Pernah dengar klepon isi durian? Atau cenil dengan sirup bunga telang? Di Tulungagung, banyak tetangga-tetangga kreatif yang menjajakan jajanan pasar versi upgrade.
Rasanya autentik, tampilannya estetik. Tapi mereka nggak buka toko. Mau pesan? Harus tahu nomor WA-nya, atau tanya ke warga sekitar. Ini semacam “rahasia umum” yang cuma beredar dari mulut ke mulut.
Baca Juga: Ada Enam Oleh-Oleh Khas Tulungagung yang Wajib Dibawa Pulang saat Berlibur di Akhir Pekan
- Sambel Terasi Rumahan yang Sudah Punya “Fans” Sendiri
Ada sambel terasi buatan tangan di daerah Rejotangan yang pedasnya meledak tapi tetap nikmat. Setiap botolnya habis dipesan jauh hari sebelum dibuat.
Dijual? Enggak juga. Hanya kenalan yang bisa “nitip” kalau sang pembuat lagi mood produksi. Rasanya? Katanya bisa bikin kamu kepikiran semalaman.
Baca Juga: Tren Kerupuk Tulungagung: Camilan Nikmat yang Makin Ciamik di Lidah Nusantara
- Minuman Tradisional Fermentasi ala Kampung
Beberapa desa punya racikan beras kencur, kunyit asem, atau bahkan minuman fermentasi jamu yang dibuat dengan teknik turun-temurun.
Nggak pakai pengawet, segar, dan bikin badan enteng. Tapi ya itu tadi—cuma tersedia kalau kamu kenal pembuatnya, atau dia lagi buka pesanan dadakan.
- Kue Kering Edisi Lebaran Buatan Ibu-ibu Arisan
Setiap Lebaran, ada kue-kue spesial buatan ibu-ibu arisan di kampung. Mulai dari nastar lumer, kue semprit rasa bunga mawar, sampai bolu jadul yang katanya cuma mereka yang bisa bikin seenak itu.
Kue-kue ini nggak bakal kamu temui di etalase toko oleh-oleh. Stoknya terbatas, pemesanan via grup WA, dan langsung habis sebelum sempat difoto.
Kalau kamu ke Tulungagung, jangan hanya mengandalkan toko oleh-oleh. Kadang oleh-oleh paling berkesan justru datang dari tangan warga biasa yang punya keahlian luar biasa.
Jadi, lain kali ke Tulungagung, coba deh ngobrol sama warga lokal siapa tahu kamu bisa pulang bawa keripik langka atau sambel legendaris yang bahkan nggak dijual di mana-mana. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah