TULUNGAGUNGAN— Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang di Tulungagung, hadir sosok guru yang tak hanya berdedikasi, tetapi juga konsisten berinovasi di tengah berbagai keterbatasan.
Asti Riani Putri adalah salah satu tenaga pendidik inspiratif di Tulungagung yang membuktikan bahwa semangat mengajar bisa menjadi kunci perubahan masa depan.
Di usianya yang kini menginjak 42 tahun, Asti telah mengabdikan diri sebagai guru di SMA Negeri 1 Ngunut Tulungagung sejak tahun 2009.
Latar belakang pendidikannya yang kuat mulai dari D-4 di Politeknik elektronika Negeri Surabaya hingga S-2 Teknik Elektro di ITS menjadi pondasi kokoh dalam membekali dirinya, khususnya di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Keistimewaan kiprahnya terletak pada pendekatan inovatif dalam proses pembelajaran.
Meski dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan alat peraga hingga minat siswa yang beragam, semangatnya tak pernah padam.
“Saya hanya ingin mengenalkan mereka pada hal-hal yang mungkin suatu saat akan menjadi bagian dari masa depan mereka,” ungkapnya.
Tak hanya aktif di dalam kelas, Asti juga membina kegiatan ekstrakurikuler seperti Information Technology Club (ITC) serta merintis program robotika di sekolah.
Ia mendorong siswa untuk menciptakan karya sederhana seperti detektor cahaya dan sensor jarak upaya konkret agar siswa dapat belajar langsung melalui praktik meski dengan fasilitas yang terbatas.
Pengalamannya sebagai Guru Penggerak Angkatan 9 turut memperluas pandangan dan pendekatannya.
Dari program nasional tersebut, dia mengadopsi strategi student agent, yakni mengenali siswa-siswa berpotensi, kemudian membimbing mereka untuk menjadi penggerak bagi teman-temannya di kelas.
Hasilnya pun nyata: siswa mampu menunjukkan pencapaian yang membanggakan walau dalam keterbatasan.
“Menjadi guru bukan hanya soal mengajar. Tapi bagaimana menciptakan suasana belajar yang nyaman, bermakna, dan memotivasi siswa untuk berkembang,” tambahnya.
Di awal perjalanan karier, Asti sempat merasa putus asa karena statusnya sebagai guru honorer.
Namun, dukungan dari keluarga yang sebagian besar juga berprofesi sebagai pendidik menjadi penyemangat kuat untuk terus melangkah.
Selain itu, Asti juga memiliki pengalaman menjadi seorang dosen dan pembimbing robotik di salah satu universitas swasta sehinggga dari pengalaman yang dia dapat menjadi terinspirasi menerapkannya di SMAN 1 Ngunut.
Kini, Asti Riani Putri dikenal sebagai guru yang sudah berstatus sebagai ASN PPPK di SMAN 1 Ngunut yang bukan sekadar pengajar, melainkan juga sumber inspirasi.
Dia percaya bahwa di era digital seperti sekarang, guru tidak boleh tertinggal oleh kemajuan teknologi.
Justru guru harus menjadi yang terdepan dalam hal pembelajaran dan adaptasi perubahan.
Untuk generasi muda, dia menitipkan pesan: "Jangan pernah puas dengan apa yang kamu miliki hari ini. Teruslah meningkatkan kualitas diri agar siap menyongsong masa depan dengan senyum penuh percaya diri."
Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya bergantung pada fasilitas.
Terpenting adalah semangat, inovasi, dan keberanian untuk terus bergerak maju.(meg)
Editor : Didin Cahya Firmansyah