TULUNGAGUNG- Kalau kamu sedang berburu nasi pecel di Tulungagung, jangan mudah tergoda oleh spanduk besar yang mengklaim "Pecel Paling Enak Se-Kabupaten".
Di Tulungagung, warga lokal punya cara tersendiri untuk menilai enak-tidaknya sebuah warung pecel.
Semua biasanya dilihat warga Tulungagung langsung dari tampah di depan warung!
- Warna Sambel Pecel Bukan Sekadar Cokelat
Pecel enak biasanya punya sambel kacang dengan warna yang menggoda tidak terlalu gelap, tapi juga tidak pucat. Warna cokelat kemerahan dengan sedikit kilap minyak menunjukkan bahwa bumbu kacangnya segar dan seimbang antara manis, pedas, dan gurih.
Kalau warnanya kusam atau terlalu hitam, bisa jadi bumbunya sudah disimpan lama atau terlalu banyak gula merah.
- Banyaknya Lalapan = Warung Serius!
Lihat isi tampahnya—kalau hanya berisi bayam dan kecambah, mungkin kurang greget. Tapi kalau kamu lihat daun kenikir, kembang turi, krai (mentimun khas Jawa), bahkan rebusan daun pepaya, itu pertanda warung tersebut niat menyajikan nasi pecel yang ‘niat’.
Makin beragam lalapannya, makin menunjukkan dedikasi penjualnya terhadap rasa dan tradisi.
- Antrean Ibu-Ibu Adalah Review Bintang Lima
Ingin tahu warung mana yang paling direkomendasikan? Cari yang antreannya didominasi ibu-ibu lokal. Mereka punya radar rasa yang tajam dan jarang salah pilih.
Kalau ada ibu-ibu yang sabar berdiri di bawah terik matahari demi seporsi pecel, percayalah itu tempat yang layak kamu coba.
- Pincuk Daun Pisang? Nilai Plus!
Meski tak wajib, nasi pecel yang disajikan di atas daun pisang atau pincuk akan terasa lebih sedap. Aroma alami daun pisang memberikan sentuhan khas yang tak bisa ditiru oleh piring plastik. Selain itu, penyajian tradisional ini menandakan warung tersebut tetap menjaga akar kuliner pecel ala Tulungagung.
- Bau Kacang Sangrai dan Sambel Hangat
Jika kamu lewat dan mencium aroma kacang sangrai atau bumbu pecel yang baru diulek, jangan ragu mampir.
Warung yang mengolah sambel secara fresh biasanya menyuguhkan rasa yang jauh lebih mantap dibanding sambel instan atau yang dipanaskan ulang.
Jadi, kalau kamu ingin mencicipi nasi pecel terbaik di Tulungagung, jangan hanya melihat baliho atau rating di internet. Lihat isi tampah, perhatikan antrean, dan percaya pada insting para ibu-ibu lokal. Selamat berburu pecel nikmat
Editor : Didin Cahya Firmansyah