Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

CFD Ngunut Tulungagung Disambut Antusias Masyarakat, Tumbuhkan Geliat Ekonomi dan Ajang Interaksi Sosial

Armi Hardjo • Senin, 23 Juni 2025 | 03:30 WIB

 

MERIAH: Wabup Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Owner Yayasan RUB, Joko Ibrahim, di CFD Ngunut, pada Minggu (22/6/2025).   
MERIAH: Wabup Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Owner Yayasan RUB, Joko Ibrahim, di CFD Ngunut, pada Minggu (22/6/2025).   

TULUNGAGUNG – Car Free Day (CFD) kembali digelar meriah di sepanjang Jalan Adil, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Minggu (22/6/2025). Kegiatan ini diawali dengan senam bersama dan lomba mewarnai tingkat TK yang disambut antusias oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga.

CFD Ngunut juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M. Dalam kunjungannya, dia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sebaiknya tidak hanya digelar di pusat kota, tetapi juga dilaksanakan secara merata di seluruh kecamatan.

“CFD ini jangan hanya dilakukan di kota. Harapan saya, setiap kecamatan bisa mengadakan. Ngunut sudah memulai, dan ke depan wacananya Campurdarat menyusul,” tegas Wabup Tulungagung Ahmad Baharudin.

Sebagai daerah yang dikenal dengan sebutan Tulungagung Sejuta UMKM, kegiatan CFD menjadi wadah nyata untuk menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat.

Selain menjadi ruang olahraga dan hiburan, CFD juga menjadi ajang interaksi sosial antarwarga serta sarana promosi bagi pelaku usaha mikro.

Sejumlah stan UMKM tampak menjajakan produk kuliner, kerajinan tangan, hingga hasil kreasi anak muda.

Masyarakat pun tampak antusias mengunjungi stan-stan tersebut sambil menikmati suasana pagi bebas kendaraan.

Kegiatan CFD Ngunut ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Rajawali Unggul Berdaya (RUB) dan Paguyuban Pemuda-Pemudi Wironaden, Lingkungan 10 Ngunut.

Mereka bergerak bersama mendorong ruang ekonomi kerakyatan sekaligus menumbuhkan kreativitas lokal.

Owner Yayasan RUB, Joko Ibrahim menyampaikan, bahwa pihaknya mendukung penuh semangat warga untuk bangkit melalui usaha.

Menurut dia, kegiatan seperti ini menjadi awalan penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dari tingkat lingkungan.

“Kami ingin CFD ini jadi awal gerakan ekonomi dari kampung. Warga punya semangat, tinggal diberi ruang dan panggung. CFD adalah titik tumbuh, bukan hanya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, tapi juga menumbuhkan kreativitas warga. Semua mitra kami ajak bergerak bersama menyukseskan gerakan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

CFD Ngunut kini menjadi lebih dari sekadar ajang bebas kendaraan. CFD berkembang menjadi ruang publik yang produktif, inklusif, serta menjadi bagian dari semangat besar Tulungagung sebagai daerah sejuta UMKM. (arm/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #Ahmad Baharudin #CFD Ngunut #Wabup