Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kalau ke Tulungagung Ditanya “Rumahnya Di Mana?”, Jangan Kaget! Begini Alasannya

Rinto Wahyu Hidayat • Selasa, 24 Juni 2025 | 16:30 WIB

 

 

Keramahan warga Tulungagung menjadi daya tarik tersendiri.
Keramahan warga Tulungagung menjadi daya tarik tersendiri.

TULUNGAGUNG - Tulungagung bukan hanya dikenal soal wisata ataupun kuliner makanan khasnya.

Lebih dari itu, keramahan warga Tulungagung menjadi daya tarik tersendiri.

Salah satu kebiasaan unik orang Tulungagung yang sering membuat penasaran adalah, pertanyaan sederhana namun sarat makna "Daleme pundi" yang artinya:“Rumahnya di mana ya?”

Pertanyaan ini hampir selalu muncul ketika warga Tulungagung bertemu seseorang yang baru dikenal, baik dalam obrolan santai, saat bertamu, atau bahkan ketika berkenalan di tempat umum.

Kenapa Orang Tulungagung Sering Bertanya “Rumahnya di Mana Ya?”


1. Bentuk Sapaan Ramah dan Pendekatan Sosial.

Orang Tulungagung menggunakan pertanyaan ini bukan sekadar ingin tahu alamat, tapi lebih kepada membangun keakraban.

Dalam budaya lokal, menanyakan tempat tinggal adalah cara sopan membuka percakapan. Ini seperti berkata: “Saya ingin mengenal Anda lebih dekat.”

2. Sebagai Tanda Saling Menghormati.

Menanyakan "rumahnya di mana" dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu atau orang baru.

Masyarakat Tulungagung percaya bahwa mengetahui asal seseorang membantu menjaga tata krama dalam bersikap.

Dengan tahu domisili, mereka bisa menggunakan bahasa dan sikap yang lebih sesuai.

Baca Juga: Pekerja Malam Hari di Tulungagung: Peran, Tantangan, dan Peluang di Balik Dunia Kerja Larut Malam hingga Tulang Punggung Ekonomi

3. Membuka Ruang untuk Silaturahmi.

Bagi orang Tulungagung, silaturahmi itu penting.
Saat tahu rumah seseorang, mereka jadi lebih mudah untuk berkunjung, mengantar undangan hajatan, atau sekadar saling menyapa jika lewat.

Di Tulungagung, berteman bisa berawal dari sekadar tahu lokasi rumah.

4. Bagian dari Budaya Gotong Royong.

Jika suatu saat butuh bantuan, warga Tulungagung ingin siap membantu.

Maka, dengan tahu lokasi rumah, mereka bisa hadir jika diperlukan.

Pertanyaan ini juga mencerminkan nilai peduli terhadap sesama.

“Rumahnya di mana?” bisa berarti “Kalau butuh bantuan, bilang ya.”

5. Menunjukkan Rasa Ingin Mengenal, Bukan Sekadar Penasaran.

Berbeda dengan rasa ingin tahu yang cenderung ‘kepo’, pertanyaan ini dalam konteks orang Tulungagung adalah wujud keinginan membangun hubungan sosial yang hangat.

Ini bagian dari karakter masyarakat yang terbuka dan tidak menjaga jarak.

Apa yang Sebaiknya Dijawab?

Jika kamu pendatang atau orang baru di Tulungagung dan mendapat pertanyaan ini, cukup jawab dengan jujur dan terbuka.

Jangan khawatir, niat mereka biasanya tulus dan tidak bermaksud mencampuri urusan pribadi.

Baca Juga: Rekomendasi Makanan Sehat Malam Hari di Tulungagung yang Enak dan Bergizi

Kebiasaan orang Tulungagung yang sering bertanya “Rumahnya di mana ya?” adalah refleksi dari budaya yang ramah, hangat, dan penuh empati.

Bukan sekadar pertanyaan biasa, melainkan bentuk perhatian dan keinginan menjalin silaturahmi.

Jika suatu hari kamu ditanya begitu di Tulungagung, tandanya kamu sedang disambut dengan cara khas yang tulus dari hati. (rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #kuliner #ramah