Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengenal Jembatan Plengkung Tulungagung: Ikon Klasik yang Tetap Memikat Hati dengan Nilai Sejarah Tinggi

Rinto Wahyu Hidayat • Selasa, 24 Juni 2025 | 17:00 WIB
Jembatan Plengkung, salah satu jembatan paling ikonik dan bersejarah yang dimiliki Kabupaten Tulungagung.
Jembatan Plengkung, salah satu jembatan paling ikonik dan bersejarah yang dimiliki Kabupaten Tulungagung.

TULUNGAGUNG - Kalau kamu sedang melintasi wilayah pusat Kota Tulungagung dan tak sengaja melewati sebuah jembatan tua yang unik bentuknya melengkung sempurna, jangan buru-buru jalan terus. 

Itu bukan jembatan biasa, itu adalah Jembatan Plengkung, salah satu jembatan paling ikonik dan bersejarah yang dimiliki Kabupaten Tulungagung.

Meski tak sepopuler destinasi wisata alam lainnya, Jembatan Plengkung justru punya daya tarik tersendiri yang bikin orang penasaran, apalagi buat para pecinta sejarah dan penggemar foto-foto estetik! 

1. Sejarah Singkat Jembatan Plengkung Tulungagung 

Jembatan Plengkung sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda dan menjadi salah satu penghubung vital di jantung kota. Dibangun di atas Sungai Ngrowo sungai legendaris di Tulungagung

Jembatan ini memiliki arsitektur yang khas dengan struktur melengkung menyerupai huruf “U” terbalik.

Dulunya, jembatan ini menjadi jalur penting pengangkutan hasil bumi seperti padi, tembakau, dan komoditas dari arah selatan menuju stasiun Tulungagung. 

Sampai sekarang, Jembatan Plengkung tetap digunakan warga, walaupun hanya untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki. 

2. Kenapa Disebut “Plengkung”?

Nama “Plengkung” berasal dari bahasa Jawa yang berarti melengkung atau melengkung ke bawah. 

Bentuk fisik jembatan yang unik ini benar-benar sesuai namanya. Saat kamu melintasi jembatan ini, kamu akan merasa seperti berjalan menuruni dan menaiki lengkungan.

Uniknya, tidak banyak jembatan di Tulungagung atau bahkan di Jawa Timur yang memiliki desain seunik ini.

Inilah yang membuat Jembatan Plengkung punya nilai historis dan estetika tersendiri.

3. Spot Foto Klasik di Tengah Kota 

Meski bukan tempat wisata resmi, Jembatan Plengkung sering dijadikan spot foto oleh anak muda Tulungagung. 

Dengan latar belakang Sungai Ngrowo dan bangunan tua di sekitarnya, hasil jepretan bisa terlihat seperti potret tempo dulu.

Pada sore hari, suasana di sekitar jembatan ini terasa sangat tenang. Banyak warga yang nongkrong sambil menikmati semilir angin dan suasana klasik kota. 

4. Akses Mudah dan Dekat Pusat Kota 

Jembatan Plengkung ini terletak tak jauh dari pusat kota, tepatnya di Kelurahan Kampungdalem. 

Lokasinya strategis dan bisa dijangkau dengan motor atau jalan kaki dari alun-alun Tulungagung. 

Kalau kamu hobi jalan-jalan sore sambil hunting tempat yang “jadul tapi aesthetic,” tempat ini cocok banget. 

5. Dijaga Sebagai Warisan Kota

Meskipun terbilang tua, Jembatan Plengkung masih kokoh berdiri dan dirawat oleh pemerintah setempat. 

Banyak warganet berharap jembatan ini dijadikan salah satu cagar budaya atau minimal dilestarikan sebagai ikon kota.

Beberapa komunitas sejarah lokal pun sering mengangkat cerita-cerita masa lalu tentang jembatan ini, membuatnya makin terkenal di kalangan anak muda dan pelajar. (rin)

 

 

 

 

K

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#jembatan Plengkung #tulungagung #sejarah #Ikonik