TULUNGAGUNG-Kabupaten Tulungagung yang terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Timur.
Kabupaten Tulungagung, tidak hanya dikenal sebagai kota marmer dan seni reog kendang, tetapi juga memiliki wilayah perbatasan yang strategis.
Berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten penting, Tulungagung menjadi jalur penghubung utama antarwilayah yang memiliki dampak besar terhadap sektor transportasi, perdagangan, hingga pariwisata.
1. Wilayah yang Berbatasan Langsung dengan Tulungagung
Berikut adalah kabupaten yang berbatasan langsung dengan Tulungagung:
Utara: Kabupaten Kediri
Timur: Kabupaten Blitar
Barat: Kabupaten Trenggalek
Selatan: Samudera Hindia (pantai selatan Jawa)
Wilayah perbatasan ini tidak hanya menjadi batas administratif, tapi juga jalur vital yang menghubungkan mobilitas barang dan orang.
2. Jalur Strategis Menuju dan dari Perbatasan Tulungagung
a. Tulungagung – Kediri
Melalui jalur Ngantru dan Campurdarat, kendaraan bisa dengan mudah menuju Kediri untuk aktivitas niaga atau keperluan pendidikan. Jalan ini sangat ramai digunakan oleh kendaraan pribadi dan angkutan umum.
b. Tulungagung – Blitar
Akses menuju Blitar bisa ditempuh melalui jalur Kalidawir – Wlingi atau jalur Boyolangu – Garum. Jalan ini cukup padat karena menjadi rute utama menuju pusat kota Blitar.
c. Tulungagung – Trenggalek
Jalur ini melewati wilayah Bandung dan Durenan, dikenal sebagai salah satu jalur perbukitan dengan pemandangan indah. Sangat populer di kalangan pelancong dan wisatawan lokal.
d. Tulungagung – Pantai Selatan
Wilayah selatan Tulungagung langsung berbatasan dengan laut selatan Jawa. Banyak akses menuju pantai seperti Pantai Popoh, Pantai Gemah, dan Pantai Sine yang merupakan destinasi wisata unggulan.
3. Potensi Ekonomi dan Infrastruktur Wilayah Perbatasan
Pasar Tradisional Perbatasan: Di beberapa titik seperti perbatasan Tulungagung-Trenggalek terdapat pasar dan sentra niaga yang berkembang pesat, seperti Pasar Durenan dan Pasar Bandung.
Infrastruktur Jalan: Pemerintah daerah terus memperkuat infrastruktur jalan nasional dan provinsi di wilayah perbatasan guna mendukung distribusi logistik dan wisata.
Transportasi Umum: Banyak rute angkutan umum dan bus yang melewati jalur perbatasan, termasuk rute antar-kabupaten menuju Surabaya atau Malang via Kediri dan Blitar.
4. Tantangan di Wilayah Perbatasan Tulungagung
Meski strategis, beberapa titik perbatasan masih menghadapi tantangan seperti:
Kepadatan lalu lintas saat hari besar
Perluasan jalan yang belum merata
Pengawasan dan penegakan lalu lintas di jalur sempit dan rawan kecelakaan
Wilayah perbatasan Tulungagung memiliki peran penting dalam mobilitas antarwilayah dan pengembangan ekonomi lokal.
Dengan akses yang baik ke Kediri, Blitar, Trenggalek, dan kawasan pesisir, Tulungagung mampu menjadi simpul konektivitas dan peluang usaha baru.
Perlu sinergi antarwilayah agar potensi perbatasan ini dapat terus dikembangkan secara maksimal. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah