Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Siagakan 2.098 Personel Amankan Sasahan Perguruan Silat di Tulungagung, Kapolres: Ganggu Kamtibmas, Akan Ditindak Tegas

Aditya Yuda Setya Putra • Sabtu, 28 Juni 2025 | 00:30 WIB

 

Polres Tulungagung bentuk Gugus Tugas Penanggulangan Konflik Oknum Perguruan Silat, jelang pelaksanaan sasahan perguruan silat, Selasa (24/6/2025).
Polres Tulungagung bentuk Gugus Tugas Penanggulangan Konflik Oknum Perguruan Silat, jelang pelaksanaan sasahan perguruan silat, Selasa (24/6/2025).

TULUNGAGUNG – Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di momen pergantian tahun baru hijriah, Pemkab dan Polres Tulungagung melakukan sejumlah tindakan antisipatif. Termasuk menyiagakan ribuan tim gabungan.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengungkapkan, pemkab sudah menjalin komunikasi dengan salah satu perguruan silat. Agenda yang dibahas soal rencana pengamanan jelang pengesahan atau sasahan warga baru.

Hasilnya, disepakati soal teknis-teknis berikut komitmen untuk menjaga keamanan jelang, saat berlangsung, dan pascapengesahan warga baru salah satu perguruan silat di Tulungagung.

“Karena Tulungagung adalah barometer untuk daerah Mataraman. Kalau Tulungagung aman, insya Allah tempat lain juga aman,” sebutnya.

Dia mengimbau warga Tulungagung dan warga perguruan silat yang baru disahkan untuk saling menjaga kondusifitas dan menghindarkan diri dari aksi-aksi provokatif.

“Jangan terpancing dengan oknum tertentu yang akhirnya menjadi konflik,” tegasnya.

Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi menerangkan, perencanaan teknis pengamanan dilakukan.

Dalam hal ini jajaran polres juga memohon penebalan personel dari jajaran Polda Jatim.

“Kita menyiapkan pasukan lebih dari kurang lebih 2.098 personel. Saya juga meminta bantuan perkuatan dari Polda. Ada dua kompi Brimob dan dua pleton anti anarkis dari Brimob Polda Jawa Timur. Kemudian saya juga meminta bantuan satu Batalyon dari Dirsamapta Polda Jawa Timur,” bebernya.

Lalu, dia juga meminta penambahan personel dari jajaran TNI, Pemkab Tulungagung, maupun oganisasi kemasyarakatan.

“Kemudian kita berkoordinasi juga dengan teman-teman dari TNI. Saya minta perkuatan 100 personil dari Kodim 0807/Tulungagung. Kemudian nanti kita juga dibantu dari teman-teman satpol PP, dinas perhubungan,” tandasnya.

Menurut dia, seluruh anggota perguruan pencak silat harus menunjukkan sikap-sikap positif yang diteladani dari ajaran perguruan.

“Sehingga kembali kita wujudkan bahwa pencak silat ini merupakan warisan budaya bangsa yang patut dilestarikan dengan segenap nilai-nilai luhurnya,” tegasnnya.

Polisi berpangkat dua melati di pundak ini menambahkan, jumlah siswa yang akan disahkan ke tingkat warga mencapai sekitar 1.450 orang. Lalu, polisi memprediksi jumlah massa akan mencapai 10 ribu orang.

“Karena kemungkinan ini bersamaan juga dengan teman-teman di wilayah lain, mulai dari Trenggalek, Blitar, Kediri, ini dilaksanakan secara bersamaan,” terangnya.

Jika kedapatan adanya oknum yang sengaja mengganggu kamtibmas, Taat menegaskan bahwa Polri akan melakukan tindakan tegas.

“Kami akan melakukan tindak tegas kalau teman-teman melakukan pelanggaran. Jadi mari kita laksanakan ini dengan tertib, sehingga situasi kamtibmas bisa terpelihara secara kondusif,” paparnya.

Penyekatan di batas-batas wilayah juga dilakukan. Tujuannya untuk membatasi mobilitas massa. Dengan demikian, potensi munculnya kerusuhan atau hal-hal negatif lain bisa ditekan seminimal mungkin.

“Semua penyekatan, baik yang mau keluar-masuk, kita lakukan penyekatan. Bersinergi dengan seluruh polres jajaran. Kemarin hadir di rapat koordinasi, mulai dari (Polres) Trenggalek, Blitar Kota, Blitar Kabupaten, Kediri Kota, Kediri Kabupaten. Kita sudah sinergi semuanya, kita akan lakukan penyekatan,” tandasnya. (dit/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#pengamanan #AKBP Muhammad Taat Resdi #tulungagung #polres tulungagung #perguruan silat #gatut sunu wibowo #bupati tulungagug