Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jajanan SD yang Cuma Ada di Tulungagung Pernah Coba Kue Kucur Pedas?

Yoga Dany Damara • Minggu, 29 Juni 2025 | 16:00 WIB

 

Kalau kamu besar di Tulungagung, mungkin kamu pernah merasakan satu jajanan unik yang bikin penasaran banyak orang luar kue kucur pedas.
Kalau kamu besar di Tulungagung, mungkin kamu pernah merasakan satu jajanan unik yang bikin penasaran banyak orang luar kue kucur pedas.

TULUNGAGUNG- Tulungagung punya jajanan SD legendaris yang sulit dilupakan.

Kalau kamu besar di Tulungagung, mungkin kamu pernah merasakan satu jajanan unik yang bikin penasaran banyak orang luar kue kucur pedas.

Ya, kamu nggak salah baca kue kucur yang biasanya manis, di Tulungagung justru diolah jadi versi pedas yang menggoda lidah. Aneh? Justru itu yang bikin khas dan menarik.

 Baca Juga: Tips Cari Jajanan Pagi Kaki Lima di Tulungagung Cara Asyik Mulai Hari dengan Cita Rasa Lokal

Secara umum, kue kucur dikenal sebagai kue tradisional Jawa yang digoreng dari adonan tepung beras dan gula merah.

Teksturnya lembut di dalam, renyah di pinggir, dan manis aromatik. Tapi di beberapa penjaja jajanan SD di Tulungagung, ada versi modifikasinya yang mencengangkan kue kucur pedas.

Alih-alih hanya manis, adonan kue ini dicampur cabai halus atau diberi topping sambal cabai ulek.

Warnanya masih cokelat keemasan, tapi saat digigit ada sensasi panas dan pedas yang tiba-tiba menyergap. Ini semacam “plot twist” dalam dunia jajanan anak-anak.

 Baca Juga: Warga Tulungagung Pasti Pernah Coba Jajanan SD yang Melegenda dan Bikin Kangen

Menurut cerita dari beberapa penjual lama, kue kucur pedas ini pertama kali muncul karena eksperimen iseng.

Seorang ibu penjual jajan merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja. Suatu hari, dia mencampur sedikit cabai ke dalam adonan kue kucur, berharap anak-anak suka sensasi baru. Ternyata… berhasil!

Sejak itu, beberapa penjual lain mulai meniru dan menjual versi serupa bahkan dengan kreasi sambal berbeda: ada yang menambahkan taburan bawang goreng, teri, sampai irisan cabai rawit segar di atasnya.

Kalau kamu cari kue kucur pedas ini di kota besar atau bahkan di luar Tulungagung, kemungkinan besar tidak akan ketemu.

Sebab jajanan ini benar-benar "anak kampung", dan kebanyakan dijual di warung-warung kecil dekat sekolah dasar di desa-desa.

Penjualnya pun tidak banyak. Mereka biasanya ibu-ibu yang sudah berjualan sejak dulu, dengan gerobak sederhana berisi aneka jajanan jadul: kue lapis, onde-onde, cenil, dan tentu saja kue kucur pedas.

Bagi banyak orang Tulungagung, kue ini bukan sekadar jajanan. Ia adalah bagian dari masa kecil. Anak-anak biasanya beli satu atau dua buah sebelum pulang sekolah, lalu makan sambil jalan kaki pulang atau duduk di bawah pohon dekat lapangan sekolah.

Seringkali, mereka tertawa-tawa karena kepedasan bareng, saling tiup mulut sendiri karena nggak kuat menahan rasa pedas. Momen kecil yang sederhana, tapi penuh kenangan.

Seiring waktu, makin sedikit penjual yang masih membuat kue kucur pedas. Banyak anak sekarang lebih memilih jajanan instan atau makanan kekinian.

Tapi jika kamu beruntung dan menyusuri pasar-pasar desa atau kantin SD pinggiran, kamu masih bisa menemukan penjual yang setia dengan resep lama.

Kalau kamu main ke Tulungagung, cobalah tanya pada warga lokal, "Masih ada yang jual kue kucur pedas nggak?"

Bisa jadi mereka akan mengarahkanmu ke warung kecil di pinggir jalan atau lapak ibu tua di pasar tradisional.

Kue kucur pedas bukan hanya soal rasa. Ia adalah representasi dari kreativitas lokal, keberanian untuk bereksperimen, dan cita rasa masa kecil yang tidak semua orang bisa mengerti.

Buat orang Tulungagung, jajanan ini adalah kebanggaan kecil yang layak diceritakan ke generasi berikutnya.

Sudah pernah coba kue kucur pedas khas Tulungagung? Atau kamu punya cerita jajanan SD unik dari kampung halamanmu? Tulis di kolom komentar dan ajak temanmu bernostalgia bareng! (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#kue cucur #tulungagung #pedas