Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Empat Kecelakaan Tragis di Tulungagung Kurun Waktu Juni 2025 ini, Pelajar hingga Emak-Emak Meregang Nyawa di Jalan

Didin Cahya Firmansyah • Senin, 30 Juni 2025 | 16:30 WIB
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan umum Desa Loderesan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, mengakibatkan dua oarang tewas, Sabtu (21/6/2025) dini hari.
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan umum Desa Loderesan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, mengakibatkan dua oarang tewas, Sabtu (21/6/2025) dini hari.

TULUNGAGUNG- Selama Juni terjadi empat kecelakaan tragis di Tulungagung.

Korban mulai siswa, pemuda, hingga emak-emak hingga nyawa melayang di jalanan Tulungagung.

Tentu dengan peristiwa tersebut, perlu kehati-hatian warga Tulungagung untuk tetap konsentrasi di jalan dan mematuhi tata tertib berlalu lintas.

Berikut adalah daftar kecelakaan tragis dalam sebulan terakhir.                               

Pertama, kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Ki Mangun Sarkoro, Desa Beji, Kecamatan Boyolangu (Selatan SPBU Beji), Tulungagung, pada Kamis (12/6/2025).

Seorang pengendara sepeda motor tewas, siswi SMK,  ADS, 18, warga RT 03 RW 04 Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, setelah menabrak truk BBM yang melaju dari arah berlawanan.

Kecelakaan kedua, terjadi di Jalan Umum Desa Loderesan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (21/6/2025) dini hari.

Dua sepeda motor terlibat dalam tabrakan ini, mengakibatkan dua orang pengendara tewas akibat luka berat di bagian kepala hingga meregang nyawa.

Yakni MBR, warga Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, Tulungagung dan YWG, warga Dusun Bendorejo, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Untuk peristiwa ketiga kecelakaan beruntun terjadi di simpang tiga Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Selasa (24/6/2025).

Peristiwa ini melibatkan dua sepeda motor dan satu truk.  Menyebabkan seorang pengendara, M, 56, emak-emak warga Pucung Lor, Ngantru, Tulungagung, tewas setelah terlindas truk.

Sang sopir truk SH, 51, warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, sempat kabur karena panik. Namun kini telah menjalani pemeriksaan dari Polres Tulungagung       

Terbaru kecelakaan tepatnya di jalan umum Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, pada Sabtu (28/6/2025) malam  sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa itu melibatkan sepeda motor Kawasaki KLX AG 4288 VBO yang dikendarai AEP, 19, bersama penumpang LP, 19, keduanya warga Nganjuk dan Honda Beat AG 4757 RAK dikendarai END, 21, membonceng NK, 44, seorang ibu warga Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung,  yang melaju dari arah berlawanan.

AEP yang tergabung dalam rombongan konvoi pesilat dari Desa Junjung, melambung ke kanan saat berusaha mendahului kendaraan lain.

Tanpa memperhatikan arus dari arah berlawanan, motor AEP menabrak Honda Beat.

Akibatnya, penumpang Beat, NK, 44, mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.  Sedangkan END, 21, mengalami luka ringan.

AEP sendiri mengalami luka lecet, sedangkan LP luka ringan di bagian lutut. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#emak-emak #Juni #2025 #tulungagung #siswi #kecelakaan maut