Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Porprov IX Jatim 2025, Kontingen Tulungagung Berada di Papan Bawah Klasemen Sementara

Aditya Yuda Setya Putra • Selasa, 1 Juli 2025 | 03:00 WIB

 

Atlet cabor taekwondo Kabupaten Tulungagung melawan atlet Kota Malang di Porprov IX Jatim.
Atlet cabor taekwondo Kabupaten Tulungagung melawan atlet Kota Malang di Porprov IX Jatim.

TULUNGAGUNG– Kontingen Tulungagung berada di posisi ke-32 klasemen sementara Porprov IX Jatim 2025, hingga Senin (30/6/2025) sore. Jauh dari target masuk 20 besar.

Itu sebababnya KONI Kabupaten Tulungagung berharap banyak pada cabor-cabor unggulan lain untuk meraih medali emas di sisa hari gelaran Porprov IX Jatim 2025 .

Hingga berita ini ditulis pada Senin sore, kontingen Tulungagung di Porprov IX Jatim 2025 baru mengantongi satu medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu.

Hasil itu membuat kontingen Tulungagung mengantongi 19 poin di klasemen sementara Porprov IX Jatim tahun ini.

Kabupaten Tulungagung hanya terpaut enam tingkat dari posisi 38, dasar klasemen sementara yang dihuni kontingen Kabupaten Trenggalek.

“Sampai hari ini (kemarin) masih mendapatkan satu emas. Jadi untuk (meraih) emasnya sangat terseok-seok. Karena target kita yang di cabang-cabang andalan kita semuanya tidak tercapai,” ujar Ketua KONI Kabupaten Tulungagung, Suwarsono.

Salah satu cabor yang digadang-gadang jadi penyumbang medali emas adalah mixed martial arts (MMA).

Tapi, kiprah atlet Tulungagung di cabor bela diri ini kalah belum bisa memberi hasil optimal bagi kontingen Kota Marmer.

Suwarsono menyebut, banyaknya atlet PON yang turut bertanding di porprov tahun ini jadi salah satu alasan atlet-atlet dari kabupaten kecil sulit bersaing.

Itu sebabnya, KONI akan berharap banyak pada cabor-cabor lain yang masih akan bertanding hingga hari penutupan di awal bulan depan.

Di antaranya cabor atletik, muay thai, hingga paralayang diharapkan bisa berbicara banyak meraih medali emas.

“Kalau kita dapat lima emas aja sudah naik (peringkat di klasemen sementara),” lanjutnya.

Untuk diketahui, gelaran utama Porprov IX Jatim 2025 bakal berakhir pada 5 Juli mendatang. Itu artinya, lanjut Suwarsono, potensi finis di babak 20 besar masih terbuka.

“Doanya mudah-mudahan paralayang (tampil) lumayan untuk dapat emas,” sebutnya.

Tapi, hal itu harus melalui perjuangan keras para atlet yang masih akan bertanding pada hari ini hingga akhir pekan ini.

Di sisi lain, dia menilai nantinya harus ada evaluasi besar yang digelar oleh KONI dan jajaran terkait selepas gelaran Porprov. Salah satu poin utama yang disorot adalah soal minimnya regenerasi di internal induk cabor.

“Jadi untuk mencari atlet yang berbakat seperti pendahulunya itu masih ada. Tapi di samping itu ada juga yang atlet-atlet yang PON itu belum dapat medali main (di porprov tahun ini),” bebernya. (dit/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #Porprov IX Jatim 2025