TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, meresmikan gedung rawat jalan baru dan melaunching layanan rawat inap KRIS (kelas rawat inap standar) di RSUD dr Iskak, jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kedungwaru, Kecamatan Kedungwaru, pada Rabu (2/7/2025).
Peresmian ini menjadi langkah konkret Pemkab Tulungagung dalam meningkatkan profesionalitas mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.
Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut merupakan wujud nyata perhatian Pemkab Tulungagung terhadap pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
"Gedung rawat jalan yang baru ini agar menunjang untuk pelayanan yang sempurna di RSUD dr Iskak," ujar Gatut Sunu usai meresmikan gedung.
Dia berharap gedung baru ini dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.
Selain itu, Gatut Sunu juga menekankan kepada seluruh jajaran RSUD dr Iskak agar terus mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan melayani pasien.
"Saat ini RSUD dr Iskak sudah dalam tingkat nasional. Saya yakin kedepan jika RSUD dr Iskak terus meningkatkan profesionalitas pelayanannya akan bisa menjadi rumag sakit tingkat internasional," ungkapnya bangga.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga melaunching pembangunan gedung rawat inap kelas rawat inap standar (KRIS) Graha Hita Husada.
Fasilitas ini diharapkan menambah jumlah tempat tidur yang memenuhi standar KRIS, seiring dengan upaya peningkatan layanan rawat inap di RSUD dr Iskak.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Iskak, dr Kasil Rokhmad, menjelaskan bahwa gedung rawat jalan baru yang diresmikan tersebut telah mulai beroperasi sejak 30 Juni 2025.
Gedung berlantai empat itu kini menaungi delapan poli spesialis.
"Lantai satu terdiri dari ruang pendaftaran, pembayaran, dan farmasi. Lantai dua terdapat poli jantung dan medical check up. Lantai tiga ada poli obgyn, poli THT, dan poli anak. Sedangkan lantai empat terdapat poli mata, poli kulit, dan poli andrologi," terang dr Kasil.
Dia juga menambahkan bahwa gedung poli rawat jalan lama masih tetap beroperasi untuk beberapa layanan, di antaranya poli paru, poli psikiatri, dan poli bedah.
Adapun kapasitas ruang rawat inap di RSUD dr Iskak saat ini mencapai 510 tempat tidur, ditambah 16 tempat tidur yang masih dalam tahap pembangunan.
Dari jumlah tersebut, 139 tempat tidur telah memenuhi standar KRIS, dan diharapkan jumlahnya meningkat menjadi 186 tempat tidur pada akhir tahun 2025. (sri/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah