Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Misteri Penjual Es Degan Tulungagung yang Cuma Muncul Saat Hari Panas

Yoga Dany Damara • Sabtu, 5 Juli 2025 | 17:00 WIB
Segelas kesegaran yang muncul seperti sulapan di siang terik Tulungagung, ada sosok yang selalu ditunggu namun tak pernah bisa dipastikan keberadaannya penjual es degan keliling.
Segelas kesegaran yang muncul seperti sulapan di siang terik Tulungagung, ada sosok yang selalu ditunggu namun tak pernah bisa dipastikan keberadaannya penjual es degan keliling.

TULUNGAGUNG - Segelas kesegaran yang muncul seperti sulapan di siang terik di tengah teriknya siang Tulungagung.

Ada sosok yang selalu ditunggu namun tak pernah bisa dipastikan keberadaannya penjual es degan keliling  di Tulungagung yang hanya muncul saat panas menyengat.

Bukan tetap di satu tempat, mereka seperti hantu siang datang tiba-tiba, dagangan cepat ludes, lalu menghilang entah ke mana keliling ke sudut-sudut Tulungagung.

 

Anehnya, banyak yang merasa tak pernah melihat dari mana mereka datang atau ke mana perginya.

Setelah es habis, mereka melenggang pergi kadang lewat gang sempit, kadang malah langsung hilang dari pandangan. Misterius, tapi justru itulah yang membuat mereka ditunggu.

Lokasi favorit mereka biasanya di tempat yang terkena matahari penuh: dekat perempatan jalan, pinggir lapangan, atau di depan warung yang sedang sepi.

Di kota, beberapa pernah terlihat mangkal di sekitar Masjid Agung atau dekat RSUD Dr. Iskak. Tapi ya itu tadi tidak bisa ditebak, bahkan oleh warga sekitar.

Es degan yang dijual juga punya rasa khas. Selain air kelapa muda dan daging lembutnya, beberapa penjual menambahkan sedikit sirup merah atau air gula batu yang konon direbus bersama daun pandan. 

Beberapa malah percaya, es degan mereka bisa menyembuhkan pusing atau masuk angin karena dicampur “rahasia alami”.

Entah benar atau sugesti, yang jelas, satu gelas es degan dari mereka seperti oase di hari yang membakar.

Mereka bukan hanya penjual minuman, tapi juga bagian dari folklore modern Tulungagung.

Sosok yang hanya muncul saat alam memanggil: ketika matahari tak bersahabat, ketika tenggorokan kering dan hati mendambakan kesegaran.

Dan saat langit mulai mendung, mereka pun tak terlihat lagi seolah hanya bertugas menyelamatkan hari-hari terpanas di Tulungagung, lalu kembali ke dunianya yang misterius. (*)

 

 

 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #es degan #panas