Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Car Free Day (CFD) jadi Wisata Minggu Pagi di Tulungagung: Surga Sejenak dari Rutinitas, Penuh Kuliner, Komunitas, dan Cerita Unik

Rinto Wahyu Hidayat • Minggu, 6 Juli 2025 | 17:41 WIB
CFD di Tulungagung langsung berubah menjadi festival mingguan yang meriah, pada Minggu (6/7/2025).
CFD di Tulungagung langsung berubah menjadi festival mingguan yang meriah, pada Minggu (6/7/2025).

TULUNGAGUNG — Setiap Minggu pagi, jantung kota Tulungagung berdetak lebih meriah.

Jalan utama di Tulungagung yang biasanya dipadati kendaraan, seketika berubah menjadi arena wisata rakyat.

Inilah yang disebut warga sebagai “Car Free Day Wisata Minggu Pagi”, perpaduan antara semangat sehat, pasar kuliner, hiburan jalanan, hingga ruang interaksi komunitas di Tulungagung yang terus berkembang

Tak perlu tiket mahal, cukup datang pukul 06.00 WIB ke kawasan Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya.

Suasana langsung berubah menjadi festival mingguan yang meriah.

Mulai dari warga yang jogging santai, ibu-ibu senam dengan kostum cerah, hingga anak-anak bersepeda kecil sambil tertawa riang.

Car Free Day ini sejatinya bukan sekadar CFD biasa. Tulungagung memberi sentuhan lokal yang khas hangat, merakyat, dan penuh spontanitas.

Tak jarang di satu sudut terlihat pertunjukan seni tradisional, sementara di sisi lain ada anak muda tampil beatbox atau dance cover K-Pop.

Warga seolah bebas mengekspresikan kreativitasnya, dan itulah daya tarik utamanya.

“Ini kayak panggung rakyat. Semua orang bebas menampilkan karyanya, asal positif,” ujar Sandy SY, anggota komunitas musik jalanan yang rutin tampil di Minggu (6/7/2025) pagi.

Salah satu daya tarik utama Car Free Day Wisata Minggu Pagi adalah sajian kuliner kaki lima yang menggugah selera.

Mulai dari makanan tradisional khas Tulungagung seperti lodho ayam, pecel pincuk, hingga jajanan kekinian seperti cilok mozzarella dan es boba lokal, semua tersedia di tenda-tenda berjajar rapi.

Tak hanya itu, produk UMKM juga turut unjuk gigi.

Mulai dari kerajinan tangan, tanaman hias, pakaian, hingga minuman herbal ala rumahan.

Ini adalah surganya pencinta wisata kuliner murah-meriah dan pecinta produk lokal.

Minggu pagi juga menjadi waktu favorit bagi komunitas-komunitas lokal untuk ngumpul bareng.

Ada komunitas sepeda, skuter listrik, vespa klasik, reptil eksotis, bahkan penggemar cosplay anime.

Banyak dari mereka memanfaatkan momen ini untuk kampanye sosial, perekrutan anggota baru, atau sekadar berbagi hobi.

"Seru banget! CFD ini bukan cuma buat olahraga, tapi tempat belajar hal baru dan ketemu teman baru," kata Rika S, pengunjung muda yang baru pertama kali datang.

Buat yang membawa anak-anak, Free Day ini sangat ramah keluarga.

Ada area bermain, badut lucu, wahana lukis anak, hingga pelatihan menanam sayur hidroponik.

Banyak orang tua memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi ringan sambil rekreasi santai bersama si kecil.

Car Free Day Wisata Minggu Pagi di Tulungagung kini tak hanya jadi agenda rutin warga, tapi juga sudah mulai dilirik wisatawan lokal dari luar kota.

Mereka datang bukan hanya untuk berolahraga, tapi juga untuk menikmati suasana yang tidak mereka temukan di kota lain suasana guyub, penuh kejutan, dan menyenangkan.

Free Day Wisata Minggu Pagi bukan hanya soal jalan bebas kendaraan ini, tentang kebebasan berekspresi, wisata rasa, dan pertemuan antara gaya hidup modern dengan budaya lokal.

Bagi Anda yang ingin mengisi akhir pekan dengan suasana baru tanpa harus keluar kota jauh-jauh, Tulungagung punya jawabannya.

Ajak keluarga, teman, atau pasangan Anda dan rasakan sendiri atmosfer unik di Minggu pagi yang tak akan terlupakan. (rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#cfd #2025 #tulungagung