TULUNGAGUNG - Kepulan asap kebakaran yang bersumber dari kediaman Sunari warga Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Tulungagung pada Minggu (6/7) dini hari.
Akibatnya, tumpukan daun cengkeh kering dan atap bangunan hangus terbakar pada peristiwa tersebut.
Bahkan kerugian atas peristiwa kebakaran di Sendang, Tulungagung ini mencapai Rp 80 juta.
Kasi Operasional dan Pemadaman Damkar Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, petugas mendapati informasi terjadinya kebakaran di Kecamatan Sendang, Tulungagung ini pada Minggu sekitar pukul 01.00 WIB.
Pihaknya pun langsung menerjunkan petugas menuju lokasi di Desa Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Tulungagung.
Diketahui petugas tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pada pukul 01.55 WIB dengan langsung melakukan upaya pemadaman.
Baca Juga: Kebiasaan Unik di Pasar Pagi Tulungagung dari Teriakan Tawar-Menawar sampai Hafalan Langganan
“Kami menurunkan satu unit armada Damkar Matra, dua unit water supply, dan satu kendaraan rescue guna mempercepat proses pemadaman,” jelasnya, Minggu (6/7).
Berkat upaya petugas Damkar Tulungagung, kobaran api berhasil ditaklukkan sekitar pukul 03.45 WIB.
Berdasarkan laporan di lapangan, peristiwa kebakaran tersebut bermula dari percikan api yang berasal dari tungku pembakaran pada proses penyulingan minyak cengkeh.
Baca Juga: Ritual Pagi Warga Desa di Tulungagung dari Nyapu Halaman sampai Ngopi
Dimana dari percikan api tersebut menyambar limbah daun cengkeh kering yang telah disuling dan dengan cepat api membesar.
Kendati peristiwa kebakaran di Sendang, Tulungagung ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 80 juta.
“Kerusakkannya meliputi hangusnya tumpukan daun cengkeh kering dan rusaknya atap bangunan. Dengan kejadian ini, saya harap masyarakat dapat lebih berhati-hati dan waspada akan kejadian serupa,” tutupnya.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz