Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Nelayan Pantai Popoh Tulungagung Paceklik Ikan, Cuaca jadi Momok, Muncul Harapan usai Gelar Sedekah Laut   

Rinto Wahyu Hidayat • Senin, 7 Juli 2025 | 01:30 WIB

 

Tampak kapal-kapal di Pelabuhan Popoh Tulungagung yang bersandar menunggu cuaca membaik.
Tampak kapal-kapal di Pelabuhan Popoh Tulungagung yang bersandar menunggu cuaca membaik.

TULUNGAGUNGKondisi nelayan di Pantai Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung sangat memprihatinkan.

Mereka  tidak bisa melaut hingga satu bulan lebih. Praktis hanya kerja serabutan untuk bisa bertahan hidup di pesisir selatan Tulungagung ini.  

Angin dan ombak jadi penghalang nelayan untuk mendulang ikan di laut di perairan Tulungagung saat ini. “Hampir satu bulan setengah sudah nganggur,” kata nelayan setempat, Bahari, Minggu (6/7/2025).

Dia mengaku, cuaca redup membuat angin di tengah laut ini menjadi momok. Jika dipaksakan akan mengancam keselamatan perahu dan nelayan.

Dengan tidak bisa beraktivitas untuk mencari ikan, sejumlah nelayan memang kerja tidak menentu.

Termasuk memperbaiki kapal, jaring, utnuk persiapan melaut. Asalkan cuaca benar-benar sudah aman dan layak untuk ke tengah laut.

“Nelayan yang tidak punya lahan pertanian yang prihatin saat ini. Bisa dibilang paceklik ikan. Buat anak dan istri yang penting,” ungkap pria 72 tahun ini.

Jika dibandingkan dengan bulan sama di tahun lalu, kondisinya berbeda. Di bulan sama tahun 2024 nelayan bisa melaut dan mendapatkan ikan tongkol.

Namun saat ini berkebelikan tidak ada sama sekali aktivitas melaut. “Awal bulan ini (1 Suro) ombak mulai tenang,” katanya.

Dari Pemkab Tulungagung dan nelayan sudah melakukan labuh laut serta sedekah bumi. Harapannya, kondisi cuaca normal dan nelayan bisa beraktivitas ke tengah laut.

Meski ombak tenang, angin tetap perlu diwaspadai sekarang ini. Sebab cuaca sulit diprediksi dan bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Jika dualu mudah untuk memprediksi cuaca, tapi kini harus jeli dan tidak bisa dipastikan. Mudah-mudahan setelah labu laut, ikan akan muncul,” ujarnya.

Dia dan nelayan lain memperkirakan melaut minggu-minggu ini. Alasannya melihat cuaca dan sudah terlalu lama tidak ke tengah laut. (rin/din)                       

                                                                                        

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #pantai popoh #ikan laut #nelayan #sedekah laut