Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Perjuangan Perpani Tulungagung Raih Medali Emas Pertama di Porprov IX Jatim 2025, meski Fasilitas Latihan Minim

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 7 Juli 2025 | 04:30 WIB

 

Ahmad Raihan Faras dalam sesi latihan di lapangan Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung pada Minggu (6/7/2025) sore.
Ahmad Raihan Faras dalam sesi latihan di lapangan Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung pada Minggu (6/7/2025) sore.

TULUNGAGUNG- Ahmad Raihan Faras meraih medali emas pertama bagi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Tulungagung di event Porprov IX Jatim 2025.

Tapi, ada berbagai kendala yang harus dilalui sebelum hasil ini bisa diraih  mengharumkan nama Tulungagung.

Salah satunya soal minimnya fasilitas pendukung di Tulungagung yang dimiliki induk cabor.

Itu terlihat saat atlet Perpani Tulungagung berlatih di bawah arahan jajaran pelatih dan pengurus induk cabor pada Minggu (6/7/2025) sore.

Satu per satu atlet panahan mulai persiapan ringkas sebelum mulai berlatih ringan di lapangan Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. 

Selang beberapa waktu, Faras dan atlet lain saling berbagi cerita soal keikutsertaan di Porpov IX Jatim 2025 dan Kejurnas Panahan 2025.

Faras merupakan peraih dua medali di Porprov IX Jatim 2025 di dua nomor berbeda. Yaitu, medali emas di nomor aduan individu barebow putra dan medali perak di aduan beregu barebow putra.

Berbagai persiapan dia lakoni bersama atlet lain yang akan berjuang di Porprov. Mulai dari latihan reguler hingga porsi latihan khusus atau training center (TC).

Ya yang pasti latihan disiplin dan rajin. Terus ada TC itu selama 10 hari,” kata Faras.

Lawan tak mudah dia hadapi di multievent tahun ini. Itu sebabnya Faras sempat ragu saat bertanding melawan atlet dari daerah lain.

Terlebih, persiapan yang dilakoni induk cabor terbilang terbatas akibat minimnya fasilitas penunjang.

“Lawan juga termasuknya berat. Mungkin sedikit takut, ada rasa ragu juga. Tapi yang pasti harus tetap berjuang,” sebut remaja 19 tahun ini.

Meski begitu, dia memilih untuk tetap fokus untuk mendapat hasil terbaik sesuai dengan apa yang dia harapkan sebelum mulai bertanding.

Nyangka (dapat medali emas), karena memang sudah target. Di final Lawan tuan rumah, Malang. Berat, tapi alhamdulillah detik-detik terakhir bisa menyusul,” lanjut mahasiswa UIN SATU Tulungagung ini.

Faras dimungkinkan masih bisa ambil bagian di seri Porprov X Jatim pada 2027 mendatang. Ingin memberi prestasi lebih, dia mengaku ingin meraih lebih banyak medali emas di kejuaraan selanjutnya.

“Ke depannya mungkin untuk Porprov tahun depan (bisa mendapat) dua emas,” terangnya.

Ketua Perpani Tulungagung, Budi Purnomo mengungkapkan, tahun ini induk cabor harus ekstra selektif dalam proses persiapan.

Sebab, Perpani Tulungagung diagendakan mengikuti porprov dan Kejurnas. Sedangkan fasilitas yang ada terbilang minim. Akibatnya, pengurus induk cabor harus memastikan proses latihan bsia digelar secara efisien.

“Perpani sendiri belum mempunyai lapangan permanen untuk latihan. Kalau di klub-klub kan sudah punya lapangan masing-masing,” tandasnya.

“Apalagi tahun depan sudah bergaung Popda, biasanya akhir tahun itu sudah ada seleksi. Kemudian untuk seleksi atau TC kalau kita belum punya lapangan sendiri. Berarti kita menyewa,” paparnya.

Meski melakoni persiapan di tengah keterbatasan, pria  yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik di SMPN 4 Tulungagung ini mengungkapkan bahwa perolehan di dua event di tahun ini cukup baik.

Rinciannya, satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu di porprov. Lalu, di Kejurnas tahun ini, kontingen Tulungagung masuk di peringkat 8 besar klasemen akhir.

“Mendapatkan lima medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Dan kontribusi dari atlet kita Tulungagung untuk anak-anak junior empat emas, tiga perak, empat perunggu,” ujarnya. (*/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #medali emas #Porprov IX Jawa Timur 2025 #perpani