Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Langit Sore di Tulungagung Pemandangan yang Sederhana Tapi Selalu Dinanti

Yoga Dany Damara • Senin, 7 Juli 2025 | 15:00 WIB
Ada yang istimewa dari langit sore di Tulungagung. Bukan soal langitnya yang megah atau dramatis, tapi justru karena kesederhanaannya.
Ada yang istimewa dari langit sore di Tulungagung. Bukan soal langitnya yang megah atau dramatis, tapi justru karena kesederhanaannya.

TULUNGAGUNG - Ada yang istimewa dari langit sore di Tulungagung.

Bukan soal langit di Tulungagung yang megah atau dramatis, tapi justru karena kesederhanaannya.

Langit yang perlahan berubah jingga, siluet pohon kelapa yang berbaris di pinggir persawahan Tulungagung, dan kawanan burung yang pulang ke sarang.

Itu akan menciptakan pemandangan yang tenang momen yang hanya bisa dirasakan sepenuh hati jika berada di kampung.

Menjelang magrib, suasana desa berubah jadi lembut. Angin sepoi-sepoi menyapa wajah, bau tanah dan jerami yang mulai kering bercampur dengan aroma gorengan dari dapur warga.

Anak-anak biasanya mulai mengakhiri permainan, suara adzan menggema dari surau, dan suasana kampung seperti punya irama sendiri yang tak pernah berubah dari dulu.

Di Tulungagung, banyak warga yang punya spot favorit untuk menikmati senja. Di tanggul irigasi yang membentang panjang, sering terlihat bapak-bapak duduk sambil ngobrol santai.

Beberapa remaja duduk di pematang sawah, sekadar menikmati angin sambil menatap langit.

Bahkan gardu ronda pun jadi tempat andalan bukan untuk jaga malam, tapi untuk duduk sore bareng teman, kopi, dan cerita ringan.

Mungkin bagi orang kota, senja hanyalah perubahan waktu. Tapi bagi warga kampung di Tulungagung, langit sore adalah jeda.

Jeda dari rutinitas, jeda untuk bersyukur, dan jeda untuk mengagumi bahwa hal-hal kecil seperti langit yang jingga pun bisa begitu menenangkan.

Langit sore di kampung tak pernah mewah, tapi selalu bikin rindu. (*)

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#langit #tulungagung #sore