TULUNGAGUNG– Identitas mayat perempuan berbaju hijau, yang ditemukan mengapung di Sungai Brantas, masuk wilayah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, pada Selasa (8/7/2025) pagi kemarin, akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.
Hasil Identifikasi Tim Infis Polres Tulungagung, mayat perempuan tersebut diketahui bernama Suyanti, perempuan berusia 36 tahun, warga Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto menjelaskan, identitas korban diketahui setelah pihak keluarga menghubungi kepolisian.
"Informasi kami terima melalui telepon dari pihak keluarga dan tim polres pun melakukan identifikasi korban. Hasilnya sosok perempuan tersebut bernama Suyanti, perempuan, 36 tahun, asal Bojonegoro, berstatus kawin dan beragama Islam," katanya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui mengalami depresi.
Dari keterangan lebih lanjut, pihak keluarga menyatakan telah menerima kenyataan atas musibah yang menimpa korban.
Keluarga juga sudah melakukan penjemputan jenazah yang berada di RSUD dr Iskak Tulungagung, tempat jenazah korban dibawa untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Sebelumnya, mayat Suyanti ditemukan oleh warga yang sedang berolahraga pagi di sekitar tanggul Sungai Brantas, Desa Bendosari, sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat itu, warga awalnya mengira benda yang mengapung di permukaan air adalah sebuah bantal, namun setelah diamati lebih dekat, ternyata sesosok tubuh manusia.
Petugas Polsek Ngantru bersama Unit Inafis Polres Tulungagung, BPBD dan Damkar kemudian melakukan evakuasi.
Sekira pukul 10.30 WIB, jenazah berhasil dievakuasi ke tepi sungai dan dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung.
Wakapolsek Ngantru, Iptu Medianto, sebelumnya membenarkan adanya laporan warga terkait penemuan mayat tersebut dan menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan cepat dan lancar. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah