Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hari Kedua Festival Budaya Spiritual 2025 Tulungagung, Jamasan Tombak Kyai Upas Jadi Pusat Perhatian

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 11 Juli 2025 | 21:45 WIB
Hari kedua pelaksanaan Festival Budaya Spiritual (FBS) 2025 di Tulungagung diwarnai dengan prosesi sakral jamasan pusaka tombak Kyai Upas, Jumat (11/7/2025).
Hari kedua pelaksanaan Festival Budaya Spiritual (FBS) 2025 di Tulungagung diwarnai dengan prosesi sakral jamasan pusaka tombak Kyai Upas, Jumat (11/7/2025).

TULUNGAGUNG – Hari kedua pelaksanaan Festival Budaya Spiritual (FBS) 2025 di Tulungagung diwarnai dengan prosesi sakral jamasan pusaka tombak Kyai Upas, Jumat (11/7/2025).

Pusaka yang menjadi simbol penjaga spiritual daerah ini merupakan pusaka tindih Kabupaten Tulungagung, dan menjadi pusat perhatian dalam rangkaian Festival Budaya Spiritual tahun ini.

Festival Budaya Spiritual yang menghadirkan prosesi jamasan ini berlangsung khidmat di Pendapa Kanjengan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, dengan dihadiri para tokoh masyarakat, budayawan, tokoh spiritual, hingga jajaran pemerintahan.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda inti Festival Budaya Spiritual dan menggambarkan warisan budaya yang terus dirawat lintas generasi.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menegaskan bahwa jamasan pusaka bukan sekadar tradisi, tetapi ritual yang sarat makna dan sudah mengakar dalam budaya lokal.

“Ini adalah acara sakral yang sudah sejak lama diperingati setiap tahunnya. Sekarang melibatkan lebih banyak unsur masyarakat dengan harapan agar Tulungagung semakin guyub dan rukun. Baik masyarakat maupun para pemimpin, semua membangun Tulungagung bersama-sama,” ujar Bupati Sunu.

Menurut dia, pelibatan masyarakat secara luas dalam ritual budaya seperti ini akan memperkuat identitas daerah dan mempererat guyub rukun warga Tulungagung.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro menjelaskan, jamasan kali ini berkolaborasi langsung dengan Kementerian Kebudayaan, menandai pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam pelestarian budaya.

“Jamasan tombak Kanjeng Kyai Upas ini menjadi salah satu inti dari Festival Budaya Spiritual 2025 yang diselenggarakan di Tulungagung. Saat ini kami juga sedang mengupayakan agar pusaka ini ditetapkan sebagai cagar budaya Kabupaten Tulungagung,” jelas Johanes.

Dia menambahkan, pengusulan status cagar budaya tersebut dilakukan agar pusaka tersebut mendapat perlindungan resmi dan bisa terus dirawat secara berkelanjutan sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Tulungagung.

Prosesi jamasan hari ini menambah kekayaan makna gelaran FBS 2025, yang tidak hanya menampilkan seni dan budaya, tetapi juga merekatkan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat.

Festival Budaya Spiritual Tulungagung sendiri masih akan berlangsung hingga Minggu, 13 Juli 2025, dengan berbagai kegiatan lain seperti pertunjukan seni tradisional, pameran tosan aji, sarasehan budaya, ruwatan massal, hingga bazar kuliner lokal. (sri)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#2025 #tulungagung #jamasan #tombak Kyai Upas #Festival Budaya Spiritual