TULUNGAGUNG - Tulungagung bukan hanya terkenal dengan wisata alam dan sejarahnya, tetapi juga kaya akan oleh-oleh khas yang siap dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.
Mulai dari camilan ringan hingga kerajinan tangan yang bernilai seni tinggi, Tulungagung ini punya segalanya untuk memanjakan para pelancong.
Yuk, intip apa saja oleh-oleh khas Tulungagung yang wajib masuk dalam daftar belanja Anda!
1. Marning Gurih yang Bikin Ketagihan
Marning atau jagung goreng kering menjadi camilan legendaris yang banyak diburu wisatawan.
Teksturnya renyah dan rasanya bervariasi, mulai dari asin, pedas manis, hingga keju.
Anda bisa menemukan marning berkualitas di Pasar Ngemplak atau di toko oleh-oleh sekitar Jalan Mayor Sujadi.
2. Batik Tulungagung: Corak Etnik yang Memikat
Tak kalah dengan daerah lain di Jawa Timur, Tulungagung juga memiliki batik khas dengan motif yang unik, seperti motif "Gunung Budheg" atau "Sangkar Emas".
Anda bisa mendapatkannya di sentra batik di Desa Sukoanyar atau di showroom Batik Ratu di kawasan Campurdarat.
3. Kopi Cethe Khas Tulungagung
Pecinta kopi wajib mencoba kopi cethe, yaitu kopi tubruk yang disajikan dengan teknik unik: ampasnya dioleskan di batang rokok. Rasanya kuat dan punya karakter khas.
Kopi ini banyak dijual di kedai kopi lokal maupun di kemasan praktis di toko oleh-oleh sekitar Alun-Alun Tulungagung.
4. Kerajinan Marmer, Cinderamata Eksklusif
Sebagai kota penghasil marmer, Tulungagung punya banyak kerajinan dari batu alam ini, mulai dari vas bunga, patung, hingga perabot rumah tangga kecil. Anda bisa membelinya langsung dari pengrajin di Desa Campurdarat yang memang dikenal sebagai sentra industri marmer.
5. Jenang dan Gethuk Pisang
Untuk oleh-oleh manis, jenang dan gethuk pisang khas Tulungagung tak boleh dilewatkan.
Rasanya legit, teksturnya lembut, dan biasanya dibungkus daun pisang sangat tradisional! Anda bisa menemukannya di Pasar Wage atau toko jajanan tradisional seperti Toko Oleh-Oleh Bu Ratna.
Tips Belanja Oleh-Oleh di Tulungagung:
Bawalah uang tunai, karena beberapa toko kecil belum menerima pembayaran digital.
Tanyakan apakah oleh-oleh bisa dikemas untuk perjalanan jauh, terutama untuk makanan basah.
Jangan ragu untuk menawar di pasar tradisional!
Jadi, jangan pulang dari Tulungagung tanpa membawa buah tangan istimewa. Selain mendukung ekonomi lokal, Anda juga membawa pulang cita rasa dan cerita khas dari kota yang ramah ini. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah