Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Warga Sendang Tulungagung Meninggal di Persawahan, Saksi Lihat Korban Tertutup Tumpukan Daun Tebu

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 12 Juli 2025 | 22:59 WIB

 

 

Seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal mendadak di area persawahan Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Kamis (10/7/2025).
Seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal mendadak di area persawahan Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Kamis (10/7/2025).

TULUNGAGUNG– Seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal mendadak di area persawahan Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, pada disebabkan oleh serangan jantung, Kamis (10/7/2025) siang. 

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasi Humas Ipda Nanang Murdiyanto menjelaskan korban diketahui bernama Patimin, 69, warga Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang.

Pria 69 tahun ini ditemukan dalam kondisi tergeletak di parit sawah di kawasan perbukitan Tulungagung desa setempat dalam kondisi tertimpa sepeda motornya yang membawa tumpukan daun tebu, diduga untuk pakan ternak.

“Sekira pukul 13.00 WIB, saksi yang hendak beristirahat usai menebang tebu melihat sepeda motor yang terbalik dan tertutup daun tebu. Saat mencoba mengangkat motor tersebut, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” ungkapnya

Mengetahui kondisi korban, saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi keluarga korban serta perangkat Desa Dono. Laporan kejadian pun segera diteruskan ke pihak Polsek Sendang.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Tulungagung dan tim medis dari Puskesmas Dono, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

“Dugaan sementara korban meninggal akibat serangan jantung. Keluarga juga menyatakan bahwa korban memiliki riwayat hipertensi dan diabetes,” jelas Ipda Nanang.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Korban kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan, disertai surat pernyataan resmi dari ahli waris. (sri)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Peristiwa #tewas #tulungagung #Sendang