TULUNGAGUNG – Keluarga besar Sentono Dalem Perdikan Majan menggelar silaturahmi di Lotu’s Garden pada Jumat (11/7/2025) malam. Selain sebagai ajang tukar pikiran, agenda kemarin juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antarkeluarga besar.
Ketua Umum Yayasan Sentono Dalem Perdikan Majan, M Ali Sodik menerangkan bahwa ada rangkaian acara yang digelar.
“Itu tasyakuran keluarga sentono yang hari ini (Jumat) bisa bertemu Yaitu abah raden Hari Yuwono selaku sesepuh dan keluarga dari Jogja, yaitu Mas raden Andi Bayou,” akunya.
Keluarga besar juga menggelar ziarah kubur atau nyekar ke makam para leluhur di Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru. Lalu, disambung acara ramah tamah keluarga besar sentono dalem.
“Jadi bahasanya malam ramah tamah untuk mengetatkan silaturahim keluarga sentono dalem,” lanjutnya.
Acara kemarin juga menandai persiapan andi bayau tampil dihadapan pak presiden minggu depan .sehingga momen ini juga dimanfaatkan oleh sang seniman untuk meminta restu dari sesepuh di keluarga sentono majan
“Pak Bayou juga minta restu kepada sesepuh, abah raden Hari Yuwono untuk memberikan doa keluarga Majan dalam rangka melestarikan musik kolaborasi dengan adat,” kata Ali.
“Nanti ya doa ataupun wilujengan terhadap sesepuh oleh Pak Hari sekaligus penguatan seni musik dan budaya dalam kancah internasional,” sambungnya.
Ali menambahkan, abah Hari Yuwono juga bertindak sebagai kurator di Festival Budaya Spiritual (FBS) 2025 yang digelar di Tulungagung di akhir pekan ini.
Itu sebabnya, dia menilai ini jadi momen yang tepat bagi keluarga besar sentono dalem untuk merangkul masyarkat Tulungagung untuk saling menghargai, saling menghormati, dan mengenang jasa para pendahulu.
“Karena kalau kita bicara masalah perang Jawa itu tidak lepas dari tokoh Mbah kanjeng pangeran Haryo Kusumo Yudho. Mbah Haryo Kusumo Yudho itu leluhur dari sentono majan otomatis pak andi juga Keturunanya. Jadi ini mendem jeru, mikul dhuwur-nya leluhur,” jelasnya.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra