TULUNGAGUNG - Tulungagung tidak hanya kaya akan budaya dan kuliner, tapi juga menyimpan sisi lain yang lebih sunyi alamnya yang meneduhkan dan belum banyak dijamah wisatawan.
Bagi kamu yang sedang mencari tempat untuk menyepi, menenangkan pikiran, atau sekadar rehat dari hiruk-pikuk kota, Tulungagung punya banyak spot tersembunyi yang cocok untuk healing.
Berikut ini beberapa rekomendasi tempat di Tulungagung yang bisa kamu kunjungi saat ingin menyendiri dan berdamai dengan alam:
1. Sungai Kecil di Desa Nglurup
Jauh dari keramaian, aliran sungai kecil yang membelah persawahan di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, menawarkan suasana damai dengan suara gemericik air dan udara yang masih segar.
Kamu bisa duduk di bebatuan pinggir sungai, membaca buku, atau hanya meresapi suara alam.
2. Sawah Senja di Rejotangan
Jika kamu penggemar suasana pedesaan, hamparan sawah di Rejotangan sangat cocok untuk dinikmati saat matahari mulai tenggelam.
Langit oranye, suara jangkrik, dan aroma tanah basah menciptakan momen yang sederhana namun menyentuh hati. Cocok untuk meditasi ringan atau sekadar duduk merenung.
3. Embung di Pinggiran Desa
Tulungagung juga memiliki beberapa embung (waduk kecil) yang jarang diketahui orang. Salah satunya berada di sekitar Desa Tenggarejo.
Tempat ini tidak hanya sepi, tapi juga memiliki spot duduk alami yang nyaman di bawah pepohonan rindang. Cocok untuk piknik sendiri atau menulis jurnal.
4. Jalur Sepi di Hutan Pinus
Ada beberapa jalur hutan pinus di Tulungagung, terutama di daerah selatan seperti Campurdarat.
Suasananya tenang, dengan aroma khas pohon pinus dan cahaya matahari yang menembus celah daun. Ideal untuk kamu yang ingin berjalan kaki menyendiri, sambil mendengar kicau burung atau menyusun kembali isi pikiran.
Tips Saat Healing ke Alam:
Selalu jaga kebersihan dan jangan meninggalkan sampah.
Hindari tempat terlalu terpencil jika sendirian.
Bawa bekal dan air minum sendiri.
Gunakan alas duduk dan perlengkapan yang nyaman.
Terkadang, kita hanya perlu tempat yang tenang untuk kembali merasa utuh. Alam Tulungagung menawarkan ruang itu tak perlu jauh-jauh, cukup buka hati dan biarkan alam menyembuhkan. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah