Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sambut Hari Koperasi ke-78, Ketua Dekopinda Tulungagung Beri Motivasi Pengurus Koperasi untuk Berbenah

Sandy Sri Yuwana • Senin, 14 Juli 2025 | 02:09 WIB
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Tulungagung, Nyadin, memberikan sambutan di kegiatan tasyakuran memperingati Hari Koperasi  ke 78, Sabtu (12/7/2025).
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Tulungagung, Nyadin, memberikan sambutan di kegiatan tasyakuran memperingati Hari Koperasi ke 78, Sabtu (12/7/2025).

TULUNGAGUNG  - Memperingati Hari Koperasi ke-78, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Tulungagung, Nyadin, mengajak seluruh gerakan koperasi di daerah ini untuk menjadikan momentum peringatan sebagai ajang evaluasi dan pembenahan menyeluruh.

Nyadin menegaskan koperasi di Tulungagung harus benar-benar mengedepankan kualitas manajemen, pelayanan, dan sumber daya manusia yang jujur, amanah dan profesional. Hal tersebut akan menjadikan koperasi yang sehat dan kuat. Juga yang tak kalah pentingnya koperasi harus mampu menyejahterakan anggotanya.

“Kami berharap koperasi-koperasi di Tulungagung terus berbenah, mulai dari kualitas manajemen, pelayanan, hingga sumber daya manusianya. Dengan begitu koperasi akan semakin kuat, sehat, dan mampu menyejahterakan anggotanya,” ujar Nyadin, Minggu (13/7/2025).

Nyadin juga menyoroti tantangan berat yang dihadapi koperasi saat ini. Dia menyebutkan, banyak koperasi kesulitan bersaing dengan lembaga keuangan lain yang mendapatkan dukungan subsidi dari pemerintah.

“Lembaga lain diberi kredit lunak, sedangkan koperasi tidak mendapat fasilitas serupa, padahal sama-sama dinaungi pemerintah. Ini menjadi hambatan serius, terutama bagi koperasi simpan pinjam,” jelasnya.

Photo
Photo

Tak hanya sektor keuangan, koperasi konsumsi juga menghadapi tekanan dari menjamurnya pasar modern yang dinilai menggerus eksistensi toko-toko koperasi tradisional. Karena itu, Nyadin menegaskan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dan profesionalisme pengelola koperasi agar tetap kompetitif.

Meski begitu, dia tetap optimistis. Sebab koperasi terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis, termasuk masa pandemi.

“Koperasi kita tetap eksis, tidak terdengar koperasi ambruk. Itu jadi bukti kekuatannya. Tapi optimisme ini juga harus diiringi persiapan dan strategi yang matang,” tandasnya.

Saat ini, dari sekitar 1.000 koperasi yang tercatat di Tulungagung, sebanyak 700 koperasi masih aktif.

Sebanyak 200 di antaranya berada dalam koordinasi solid dengan Dekopinda dan menjadi ujung tombak gerakan koperasi di daerah ini.

Photo
Photo

Sekadar diketahui sejarah mencatat setelah Indonesia merdeka pada 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya.

Sekarang ini kemudian ditetapkan menjadi Hari Koperasi Indonesia. Yang sekaligus membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang kemudian menjadi cikal bakal Dewan Koperasi Indonesia hingga tersebar ke seluruh daerah menjadi Dekopinda. (sri/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Hari Koperasi ke 78 #tulungagung #Dekopinda #Nyadin