Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Potret Penjaga Masjid Tulungagung, Diam tapi Selalu Ada

Yoga Dany Damara • Rabu, 16 Juli 2025 | 18:00 WIB

Di antara riuhnya dunia dan hiruk-pikuk kehidupan kota, ada satu sosok yang kerap luput dari perhatian yaitu  penjaga masjid.
Di antara riuhnya dunia dan hiruk-pikuk kehidupan kota, ada satu sosok yang kerap luput dari perhatian yaitu penjaga masjid.

TULUNGAGUNG- Di antara riuhnya dunia dan hiruk-pikuk kehidupan Tulungagung, ada satu sosok yang kerap luput dari perhatian penjaga masjid.

Di Tulungagung, mereka bukan tokoh besar, bukan pula orang yang banyak bicara. Tapi kehadiran mereka adalah jantung dari denyut masjid. Tanpa tepuk tangan, tanpa sorotan, tapi selalu ada. Diam-diam, setia.

Setiap dini hari, saat kebanyakan orang Tulungagung masih terlelap dalam mimpi, ia sudah bangun. Suara gesekan sapu di pelataran masjid menyatu dengan semilir angin Subuh.

Baca Juga: Masjid Ar-Rahman Blitar Miniatur Masjid Nabawi yang Mempesona dan Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

Tangannya cekatan membuka pintu kayu yang sudah puluhan tahun menyimpan gema doa-doa.

Air wudu sudah mengalir sebelum jamaah pertama datang, dan pengeras suara sudah siap mengumandangkan adzan pertama hari itu.

Tugasnya bukan sekadar membuka pintu dan membersihkan lantai.

Ia juga memastikan lampu-lampu menyala saat Magrib turun, mengecek air galon tetap penuh, hingga mengganti baterai jam dinding agar waktu shalat selalu tepat.

Saat pengeras suara bermasalah, ia naik ke atap. Saat tikar usang, ia yang menggulung, mencuci, menjemur.

Di tengah modernisasi dan otomatisasi, peran penjaga masjid sering dilupakan. Tapi justru di Tulungagung, tempat tradisi dan kesederhanaan masih kuat, kehadiran mereka tetap tak tergantikan.

Baca Juga: Masjid Al-Fattah Tulungagung: Ikon Ibadah dan Tempat Sholat Jumat Favorit Umat Muslim

Mereka bukan hanya penjaga bangunan, tapi penjaga suasana: agar masjid tak pernah benar-benar kosong, agar adzan tak pernah absen, agar kita semua selalu punya tempat kembali.

Diam, tapi selalu ada. Mungkin itulah definisi lain dari keikhlasan.

Sosok yang kita lihat setiap hari, tapi jarang benar-benar kita pandang.

Kini, mungkin sudah waktunya kita mengenalnya lebih dekat dan menghargainya lebih dalam. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#masjid #tulungagung #penjaga