TULUNGAGUNG – Soft launching pengurus-pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) digelar pada Selasa (15/7/2025). Pimpinan daerah mendorong agar jajaran anggota KDKMP bisa segera bekerja sesuai arahan pemerintah pusat.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan bahwa acara yang digelar di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa ini menghadirkan berbagai pihak yang terlibat di program KDKMP.
Baca Juga: Skuad Garuda Muda Hadapi Brunei U‑23 di ASEAN U‑23 Championship Mandiri Cup 2025, Berikut Tantangan Timnas Indonesia
Dia meminta seluruh jajaran pengurus KDKMP bisa bergerak cepat. Sebab, hal ini berkaitan dengan berbagai program lain yang ditujukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan mayarakat, salah satunya peningkatan ekonomi.
“Hari ini kami juga melantik semua pengurus agar ke depan setelah dilantik ini bisa kerja seusai kehendak anggota koperasi, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo,” tegasnya.
Dia memastika bahwa pemkab juga akan tegak lurus dengan arahan yang disampaikan oleh pemerintah pusat. Termasuk penentuan langkah selanjutnya usai proses pengurus-pengawas KDKMP.
“Karena harus secepatnya Koperasi Merah Putih dibentuk dan disahkan. Untuk tahap selanjutnya nanti menunggu arahan-arahan dari pemerintah pusat,” sebutnya.
Baca Juga: Jejak Pengabdian Guru SMPN 2 Tulungagung, Wiji Widodo di Dunia Pendidikan Seni, Miliki Titik Balik di Tahun 2002
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Slamet Sunarto mengungkapkan, masing-masing unit KDKMP masih perlu melakukan sejumlah tahapan lain sebelum mulai berbisnis. Mulai dari penentuan bentuk bisnis hingga memastikan ketersediaan modal.
Untuk saat ini, lanjut Slamet, belum semua unit KDKMP di Tulungagung memiliki model bisnis. Tapi, ditilik dari hasil pendataan dan pemetaan beberapa waktu lalu, sebagian besar unit yang sudah menentukan model bisnis memilih bidang pertanian.
“Sehingga mungkin peran Bulog-nya nanti akan memegang peranan penting kalau kita bisa MoU dengan Bulog,” akunya.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra