Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Warisan Arkeologis Candi Dadi Tulungagung, Jejak Sejarah di Atas Perbukitan

Zahrotul Afkarina • Kamis, 17 Juli 2025 | 21:30 WIB
Tulungagung tak hanya dikenal sebagai kota marmer dan sentra industri, tetapi juga menyimpan warisan arkeologis yang luar biasa.
Tulungagung tak hanya dikenal sebagai kota marmer dan sentra industri, tetapi juga menyimpan warisan arkeologis yang luar biasa.

TULUNGAGUNG - Tulungagung tak hanya dikenal sebagai kota marmer dan sentra industri, tetapi juga menyimpan warisan arkeologis yang luar biasa.

Salah satu peninggalan sejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini adalah Candi Dadi, sebuah situs candi bercorak Hindu yang terletak di puncak perbukitan Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Candi Dadi di Tulungagung merupakan bangunan candi tunggal yang diperkirakan berasal dari masa Kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-14 hingga 15 Masehi.

Candi di Tulungagung ini tidak memiliki relief seperti Candi Penataran, tetapi tampil dengan bentuk tinggi menjulang dan didominasi oleh struktur batu andesit yang besar, kokoh, dan minimalis.

Nama Dadi dalam bahasa Jawa dapat berarti jadi atau menjadi, yang kemungkinan berkaitan dengan fungsi atau kepercayaan spiritual pada masa lampau.

Candi Dadi terletak di atas bukit dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut.

Untuk mencapai Candi Dadi di Tulungagung, pengunjung harus melalui jalan menanjak dan mendaki ratusan anak tangga yang cukup menguras tenaga, namun sebanding dengan pemandangan alam indah dan aura mistis yang menyambut di puncak.

Dari atas, Anda bisa melihat hamparan sawah, perbukitan hijau, dan bahkan kota Tulungagung dari kejauhan.

Kapan sih Candi Dadi dibangun? Walau tidak banyak data tertulis, para ahli arkeologi menyimpulkan bahwa Candi Dadi di Tulungagung dibangun pada akhir masa kejayaan Majapahit. Bentuknya yang sederhana namun besar menandakan bahwa candi ini kemungkinan digunakan sebagai tempat pemujaan atau pertapaan.

Ada alasan kenapa Candi Dadi penting secara historis:

Nah bagi kamu pecinta trekking, sejarah dan fotografi alam, Candi Dadi sangat cocok untuk kamu kunjungi, Walau medannya menantang, Candi Dadi mulai populer sebagai destinasi wisata sejarah dan spiritual.

Pemerintah dan komunitas lokal saat ini sedang mendorong pelestarian kawasan dengan perbaikan akses jalan, penataan lokasi, dan promosi wisata edukatif.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#tulungagung #warga lokal #candi dadi