TULUNGAGUNG – Delapan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tulungagung tak bertuan menyusul mutasi pejabat eselon II pada Rabu (16/7) kemarin. Itu sebabnya pemkab segera mempersiapkan skema pengisian jabatan, meski waktu pelaksanaan belum ditentukan.
Delapan OPD yang kosong di antaranya RSUD dr Iskak, dinas PUPR, dinas kesehatan, hingga inspektorat. Sehingga, dilakukan penunjukkan pelaksanan tugas (plt) untuk mengisi kursi pimpinan sebelum dilakukan pengisian pejabat definitif.
“Itu nanti untuk mengisi kekosongan seharusnya memang dengan plt supaya organisasi berjalan dengan baik,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Tulungagung, Soeroto.
Dia menambahkan, hal ini berkaitan dengan upaya pemenuhan pelayanan masyarakat di masing-masing OPD.
“Sesuai dengan petunjuk Pak Bupati itu nanti segera dilaksanakan. Karena organisasi tidak boleh kosong dan berhenti. Sehingga tetap pelayanan kepada masyarakat bisa terus dilaksanakan,” imbuhnya.
Meski begitu, Soeroto belum dapat memastikan waktu pengisian jabatan definitif di delapan OPD yang kosong. Sebab, ada beberapa tahapan yang harus dialui.
“Nanti sesuai petunjuk Pak Bupati ya akan segera dilaksanakan. Kapannya nanti kita ikuti ke depan,” ucapnya.
Dalam hal ini pemkab akan melaksanakan pengisian pejabat definitif melalui mekanisme open bidding alias seleksi terbuka.
“Nanti diumumkan. Ada pendaftaran, ada seleksi administrasi, ada tes secara manajerial, dan tes secara teknis dan nanti akan diumumkan hasilnya,” ujarnya.
Ada berbagai poin yang dipersyaratkan dalam skema open bidding di tataran jabatan eselon II di lingkup pemkab.
Di antaranya, menjabat tiga tahun sebagai pejabat eselon III, pendidikan terakhir minimal S1, hingga menyertakan surat kelakuan baik.
“Kalau pejabat eselon III banyak (yang memenuhi syarat di atas). Dari kepala bagian, dari sekretaris dari kabid. Kita sumber daya banyak,” ucap Soeroto.
Disinggung soal pejabat pelantikan pejabat eselon II pada Rabu pagi, laki-laki berkacamata ini mengungkapkan bahwa total ada 27 pejabat yang ikut serta dalam seleksi dalam proses awal.
Lalu, ada pula satu wajah baru. Yakni, Suko Winarno, mantan Kepala BKPSDM Kabupaten Jember yang kini ditunjuk sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Tulungagung. (dit)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz