Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hendak Masak, Ledakan Gas LPG di Tulungagung Lukai Pasutri Lansia, Korban Alami Luka Bakar Serius dan Dilarikan ke RSUD dr Iskak

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 18 Juli 2025 | 01:48 WIB
Polisi lakukan olah TKP di lokasi ledakan tabung gas elpiji (LPG) 3 kilogram (kg) terjadi di rumah warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Kamis (17/7) dini hari.
Polisi lakukan olah TKP di lokasi ledakan tabung gas elpiji (LPG) 3 kilogram (kg) terjadi di rumah warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Kamis (17/7) dini hari.

TULUNGAGUNG – Ledakan tabung gas elpiji (LPG) 3 kilogram (kg) terjadi di rumah warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Kamis (17/7) dini hari.

Peristiwa nahas tersebut menyebabkan pasangan suami istri lanjut usia (pasutri lansia) mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

Kronologi kejadian ledakan di salah satu kawasan pegunungan Tulungagung ini, terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Saat itu, pasutri Juwari dan istrinya sedang bersiap memasak untuk persiapan membuka warung makan di tepi jalan.

"Gasnya tidak mau keluar saat dinyalakan, kemudian Pak Juwari mencoba menusuk katup tabung menggunakan gunting. Tapi tidak kembali. Sedangkan di sebelahnya tungku pawonan masih menyala. Gas akhirnya memenuhi ruangan dan meledak," jelas Kapolsek Pagerwojo AKP Guruh Yudi Setiawan.

Ledakan itu menghancurkan bagian dapur rumah, khususnya atap seluas sekitar 8 hingga 9 meter persegi.

Meski terdengar keras, ledakan tidak sampai memicu kebakaran besar karena langsung ditangani warga sekitar.

Korban langsung dilarikan ke RSUD dr Iskak. Menurut keterangan Kapolsek, Juwari masih dalam kondisi sadar, namun istrinya belum sadarkan diri.

Keduanya mengalami luka bakar hingga 50 persen di tubuhnya.

Muhammad Robi Krisna Mahendra, cucu korban, membenarkan kronologi peristiwa tersebut.

"Awalnya gas bocor, lalu memenuhi dapur. Karena ada api dari kompor, akhirnya meledak. Kakek dan nenek saya terbakar hampir seluruh tubuhnya," ucap Robi.

Dia menambahkan, setelah ledakan, genting rumah porak-poranda dan bagian dapur rusak berat. Beruntung api tidak menjalar ke bagian rumah lain.

Dari pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan gas LPG.

Yakni memastikan kondisi regulator serta katup aman sebelum menyalakan kompor, terutama saat memasak di dekat sumber api lain. (sri/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #ledakan gas elpiji