TULUNGAGUNG – Pemerintah desa (pemdes) di Tulungagung harus segera merealisasi serapan alokasi dana desa (ADD) tahap kedua tahun ini. Sebab, pemdes segera dihadapkan dengan proses penyerapan tahap ketiga.
Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa DPMD Kabupaten Tulungagung, Wahyu Yuniarko mengatakan, ADD merupakan anggaran yang berasal dari APBD Kabupaten Tulungagung.
Dana ini dialokasikan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Tulungagung. Adapun fokus pengalokasian dialamatkan pada penyelenggaraan pemerintahan desa, bangunan desa, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan desa, hingga kebutuhan mendesak desa.
“Yang fokusnya terbanyak penyelenggaraan pemerintahan desa. Salah satunya untuk siltap, penghasilan tetap, dan tunjangan BPD (dan) RT/RW,” jelasnya Jumat (20/7/2025).
Untuk diketahui, tahun ini alokasi ADD di Tulungagung mencapai sekitar Rp 125,1 miliar (M). Lalu, hingga pekan kedua bulan ini, siltap ADD di Tulungagung sudah terserap sekitar Rp 13,1 M. Lalu, di jumlah ADD kegiatan yang sudah dicairkan mencapai sekitar Rp 13,1 M.
“Jadi sudah 58,5 persen keseluruhan, baik siltap maupun ADD untuk kegiatan triwulan I dan II,” tandasnya.
Disinggung soal rencana pencairan di tahap ketiga dan keempat tahun ini, Wahyu menerangkan, saat ini dinas masih menanti realisasi hasil serapan ADD tahap II dari masing-masing pemdes.
Sebab itu jadi salah satu syarat utama pencairan di tahap ketiga. Lalu, pencairan tahap keempat juga akan didasarkan pada realisasi hasil pencairan di tahap ketiga.
“(Persyaratan) realisasi juga. Realisasi sebelumnya. Kalau siltap kan sudah semua. Pasti sudah dimanfaatkan. Yang kita kejar hari ini juga yang kegiatan, menunggu kesiapan percepatan desa,” ujar Wahyu.
“Ada laporan realisasi. Kalau tidak mencukupi ya kita tinggal. Kita ajukan yang siap-siap. Kalau siltap sampai hari ini 100 persen. Yang (ADD) kegiatan tergantung kesiapan desa,” sambungnya.
Dia menambahkan, masing-masing pemdes diinstruksikan untuk segera menyerap ADD tahap II sesuai dengan periode waktu yang ditentukan. Hal ini berkaitan dengan optimalisasi dan peningkatan kinerja di internal birokrasi pemdes.
“Kita sesuaikan dari bulannya. Sampai hari ini masih lancar-lancar saja untuk pencairan triwulan,” lanjutnya. (dit/c1/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah