TULUNGAGUNG – Pelantikan pengurus baru Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tulungagung diwarnai dengan harapan besar dari berbagai pihak, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Dengan digawangi oleh Rifqi Firmansyah sebagai ketua PHRI Tulungagung yang baru diharapkan bisa menggairahkan sektor usaha pariwisata perhotelan dan restoran di Tulungagung untuk kembali bangkit.
Apalagi pasca pandemi Covid-19 lali, sektor perhotelan dan restoran di Tulungagung ini banyak mengalami goncangan hingga tak jarang sektor usaha ini yang mengalami penurunan pendapatan bahkan bangkrut.
Bupati Gatut Sunu menyampaikan optimismenya terhadap kepengurusan baru PHRI Tulungagung.
Dia berharap organisasi ini dapat menjadi solusi untuk membangkitkan sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran yang belakangan ini mengalami penurunan.
"Saya membuka pintu selebar-lebarnya untuk PHRI agar ikut andil dalam merumuskan kebijakan. Harapannya, ini akan jadi langkah bersama dalam membangun dan menggairahkan kembali ekonomi lokal, terutama sektor pariwisata," ungkapnya, Rabu (30/7/2025).
Sementara itu, Ketua PHRI Tulungagung Rifqi Firmansyah menyebut saat ini jumlah anggota PHRI di Tulungagung mencapai sekitar 70 pelaku usaha, yang terdiri dari hotel dan restoran.
Dia berharap, dengan kepengurusan yang baru, semangat untuk mengembangkan sektor ini kembali tumbuh.
Rifqi juga menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk instansi pendidikan dan pemerintahan.
Tujuannya agar kegiatan yang biasa menggunakan jasa hotel bisa kembali digerakkan.
"Kami ingin sektor usaha ini kembali menggeliat. Kalau kegiatan sekolah dan pemerintahan kembali digelar di hotel, maka perputaran ekonomi juga akan ikut bergerak," ujarnya.
Pelantikan pengurus ini diharapkan menjadi momentum baru untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha di sektor pariwisata, demi kemajuan Tulungagung secara keseluruhan. (sri)
Editor : Didin Cahya Firmansyah