TULUNGAGUNG – Di era digital, peran wartawan sebagai penyampai berita jadi makin penting. Di sisi lain, kemerdekaan pers dalam memperoleh data dan menulis berita jadi poin yang disorot oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulungagung jelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI).
Ketua PWI Tulungagung, Wiwieko Dharmaidiningrum mengungkapkan, di wilayah Tulungagung adanya keterbukaan informasi dari para narasumber dengan awak media. Itu merupakan poin utama dalam upaya menjaga atmosfer demokrasi dan kontrol publik terhadap pemerintahan.
“Untuk kebebasan berbicara wartawan sudah baik selama ini di Tulungagung. Kalau di Tulungagung nggak ada belenggu untuk meliput. Masih normal-normal saja,” sebut pria yang akrab disapa Eko ini, Jumat (1/8/2025).
Meski begitu, dia menegaskan, pers di berbagai wilayah lain belum bisa dikatakan bebas dalam kegiatannya meliput atau menulis berita.
Dia menilai hal ini harus jadi perhatian banyak pihak, termasuk para penegak hukum. Sebab, profesi wartawan diatur dan dilindungi oleh undang-undang.
“Kalau di luaran ya banyak masalah itu. Masih banyak belum bebas untuk berekspresi,” paparnya.
Eko menambahkan, ada berbagai indikator kebebasan pers dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Di antaranya, tidak adanya upaya dari suatu pihak untuk menghalangi wartawan untuk memperoleh data dan menulis berita.
Lalu, tidak adanya upaya intimidasi narasumber kepada wartawan untuk menulis berita sesuai dengan kehendak pribadi dari narasumber.
Di sisi lain, dia menilai profesi wartawan punya peran besar untuk mengisi kemerdekaan.
Hal ini bisa dilakukan dengan manyampaikan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan upaya pembangunan daerah atau sektor-sektor yang menyentuh langsung ke masyarakat.
“Yang bisa dilakukan oleh seorang wartawan yang menulis itu untuk memberikan kontribusi kepada daerahnya. Pokoknya menulis semacam penguatan UMKM atau banyak dari sospolbudhankam bisa ditulis wartawan, kontribusi peningkatan daerahnya, peningkatan pemberdayaan daerahnya ,” ujarnya. (dit/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah