Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bupati Tulungagung Evaluasi Fasilitas Olahraga untuk Tunjang Prestasi karena Miliki Potensi, Pilih Langkah Ajukan Dana ke Pusat hingga Ngajak Ngopi

Aditya Yuda Setya Putra • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 16:18 WIB
Photo
Photo

 

TULUNGAGUNG – Minimnya fasilitas olahraga jadi salah satu evaluasi utama Tulungagung pascagelaran Porprov IX Jatim.

Itu sebabnya, pimpinan daerah Tulungagung berencana merealisasi pembangunan dan revitalisasi sejumlah venue olahraga.

Langka Pemkab Tulungagung, yakni pengajuan bantuan ke pemerintah pusat jadi salah satu opsi yang ditimbang.

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengatakan, sejumlah cabor punya potensi lebih untuk meraih medali di kejuaraan.

Sayangnya tidak semua cabor memiliki fasilitas dan saran latihan yang layak.

“Seperti tenis ini kan potensinya juga luar biasa. Akan kita perbaiki tempat istirahat (di lapangan tenis pendapa), lalu tempat orang tunggu, dan lain-lain sarana prasarananya. Saya tambahi untuk fitnes, untuk ngopi-ngopi,” tandasnya, Jumat (1/8/2025).

Lalu, cabor panahan yang meraih medali emas di porprov kemarin juga belum memiliki sarana latihan yang layak.

Untuk diketahui, selama ini cabor panahan harus menyewa lapangan Desa Beji untuk digunakan sebagai fasilitas latihan.

Itu sebabnya, pengurus induk cabor mengajukan penggunaan lahan eks pasar sapi untuk digunakan sebagai sarana latihan.

Mendapati laporan ini, dispora segera meneruskan laporan ke pimpinan daerah. Menurut Gatut, penggunaan eks pasar sapi sebagai sarana latihan panahan memang memungkinkan.

“Kita juga fasilitasi di sana. Lalu, kemarin saya pernah diskusi di Malang itu (cabor) fitnes, lalu MMA juga ada masukan. Nanti kita kasih tempat,” tegasnya.

Disinggung soal opsi mengajukan bantuan ke pemerintah pusat, dia mengungkapkan bahwa hal ini bisa saja diambil sebagai salah satu opsi dalam proses pendanaan.

Sebab, keterbatasan kemampuan fiskal pemkab jadi salah satu kendala utama dalam upaya pemenuhan fasilitas keolahragaan di seluruh wilayah.

“Saya mengusulkan (ke pemerintah pusat). Ini masih proses tahapan Stadion Rejoagung. Nanti kita akan usulkan agar Stadion Rejoagung itu bisa kita bangun,” sebutnya. (dit/c1/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#olahraga #fasilitas #bupati #tulungagung #jatim #porprov