TULUNGAGUNG – Pelatihan digital marketing yang digelar Jawa Pos Radar Tulungagung untuk pelaku usaha di Tulungagung mendapat respons positif dari para peserta. Mereka mengaku memperoleh banyak ilmu baru yang relevan dengan kebutuhan usaha di era digital.
Para peserta berharap kegiatan seperti ini bisa terus diadakan di Kabupaten Tulungagung.
Karena menurut mereka, masih banyak para pelaku usaha di Tulungagung ini yang merasa bingung mencari ilmu untuk mengembangkan bisnisnya.
Apalagi, Tulungagung terkenal dengan segudang kreativitas warganya dalam berbisnis. Mulai dari sektor makanannya yang terkenal enak, juga sektor usaha-usaha lain yang inovatif.
Terlebih, mereka mengakui di era modern ini digitalisasi di bidang usaha bukan hanya sebagai pelengkap.
Namun juga sebagai elemen utama yang harus dikuasai dan dipelajari oleh seluruh pelaku usaha.
Salah satunya disampaikan Daffa Arya Kamal, pemilik usaha minuman kelapa muda.
Dia mengaku kini lebih memahami pentingnya strategi pemasaran digital untuk memperkuat merek dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Terlebih dengan perkembangan teknologi yang semakin meningkat dan, ditambah dengan adanya (AI), akan bisa lebih bermanfaat bagi pelaku usaha sehingga harus terus dipelajari dan diikuti.
“Saya jadi paham cara kerja digital marketing, terutama untuk memperkuat branding jualan saya. Sekarang tahu juga bagaimana menjangkau pasar yang tepat,” ungkap Daffa, usai mengikuti sesi pelatihan.
Senada dengan itu, Lingga Bio Eldin, pemilik usaha makanan spesialis aqiqah di Tulungagung, menyampaikan bahwa ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini sangat aplikatif dan berencana segera menerapkan strategi yang dipelajari ke dalam usahanya.
"Kalau ada lagi pelatihan seperti ini, saya akan ikut. Karena ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami para pengusaha di Tulungagung," ujarnya.
Mereka menilai kemampuan mengelola pemasaran digital kini menjadi kebutuhan dasar dalam menghadapi persaingan usaha yang kian kompetitif. (sri/c1/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah