Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kecelakaan Beruntun Tiga Motor di Campurdarat Tulungagung, Satu Pelajar Tewas usai Tabrakan dengan Mahasiswa Asal Kediri, Tiga Korban Luka

Sandy Sri Yuwana • Senin, 4 Agustus 2025 | 18:36 WIB
Kecelakaan lalu lintas beruntun di Tulungagung yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi, dengan korban satu pelajar tewas, Senin (4/8/2025) pagi.     
Kecelakaan lalu lintas beruntun di Tulungagung yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi, dengan korban satu pelajar tewas, Senin (4/8/2025) pagi.     

 

TULUNGAGUNG  — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, pada Senin (4/8/2025) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB.

Peristiwa tragis di Tulungagung ini menyebabkan satu pengendara mengalami luka berat dan tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit, serta tiga orang lainnya mengalami luka ringan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana, SH, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi AG 6296 RDO yang dikendarai oleh DFS, 17, pelajar asal Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, melaju dari arah barat ke timur.

Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan (timur ke barat), datang sepeda motor Honda Vario AG 5863 CK yang dikendarai Septio Yovie Dinosawa, 23, berboncengan dengan Wanda Haniva Nadya Safira (21), keduanya mahasiswa asal Kediri.

"Diduga, pengendara Scoopy mengambil jalur terlalu ke kanan melebihi marka jalan, sehingga terjadi tabrakan langsung dengan sepeda motor Vario," terang Ipda Gerry.

Benturan keras itu menyebabkan motor Vario terpental dan langsung ditabrak dari belakang oleh sepeda motor Honda Stylo AG 4797 RGE yang dikendarai Nanang Eko Widinugroho, 42, seorang perawat asal Desa Pelem.

Akibat kecelakaan tersebut, Dewi Fitria Susanti mengalami luka berat dan sempat mendapat perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Sementara tiga korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Polisi memperkirakan kerugian materiil dalam insiden ini mencapai Rp 1 juta.

Ketiga kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti, termasuk STNK dan SIM masing-masing pengendara. Dua saksi mata, yakni Miyatin, 50, dan Nanang Eko Widinugroho, telah dimintai keterangan.

Baca Juga: Bus Pariwisata Tabrak Truk di JLS Tulungagung, Satu Penumpang Tewas Warga Mojokerto dan Enam Luka-Luka

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan resmi, serta menerima titipan barang-barang milik korban.

Ipda Gerry mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur dua arah dengan marka jalan.

“Kesadaran berkendara sesuai aturan sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa,” tutupnya. (sri)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#kediri #tulungagung #pelajar tewas #kecelakaan