Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Civitas Akademika SMAN 1 Boyolangu Tulungagung Turut Berduka, Usai Salah Satu Siswanya jadi Korban Kecelakaan Beruntun Libatkan Tiga Motor

Sandy Sri Yuwana • Senin, 4 Agustus 2025 | 21:13 WIB
Kepala dan guru SMAN 1 Boyolangu Tulungagung ketika takziah ke rumah duka DFS, 17, di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Senin (4/8/2025).   
Kepala dan guru SMAN 1 Boyolangu Tulungagung ketika takziah ke rumah duka DFS, 17, di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Senin (4/8/2025).   

 

TULUNGAGUNG - Pelajar yang jadi korban meninggal, DFS, 17, dalam kecelakaan beruntun degan melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, pada Senin (4/8) pagi, sekitar pukul 06.45 WIB, merupakan siswa SMAN 1 Boyolangu.

Dari pihak sekolah mengaku turut berduka cita atas meninggalnya siswa kelas XII 8 tersebut. “Benar siswa SMAN 1 Boyolangu Tulungagung, kami seluruh civitas sekolah turut menyampaikan duka cita yang mendalam,” ungkap Humas SMAN 1 Boyolangu, Muarif.

Dia mengaku, dari pihak guru termasuk kepala SMAN 1 Boyolangu Tulungagung ini sudah takziah ke rumah duka. Itu sebagai bentuk turut menyampaikan rasa duka.

Selain itu, dari takziah ke rumah duka dengan harapan pihak keluarga selalu diberi kesabaran dengan musibah yang terjadi. “Semoga keluarga dberikan kesabaran dan amal ibadah korban ini di terima di sisi-Nya,” terangnya.

Dia menambahkan, akan memberikan imbauan kepada siswa ketika berangkat dan pulang sekolah  tetap berhati-hati di jalan.

Terutama pada pagi hari bisa berangkat lebih awal dan menggunakan perlengkapan berlalu lintas yang aman. “Harus taat aturan lalu lintas sebagai langkah pencegahan kejadian tidak diharapkan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi AG 6296 RDO yang dikendarai oleh DFS, 17, pelajar asal Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, melaju dari arah barat ke timur.

Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan (timur ke barat), datang sepeda motor Honda Vario AG 5863 CK yang dikendarai Septio Yovie Dinosawa, 23, berboncengan dengan Wanda Haniva Nadya Safira, 21, keduanya mahasiswa asal Kediri.

"Diduga, pengendara Scoopy mengambil jalur terlalu ke kanan melebihi marka jalan, sehingga terjadi tabrakan langsung dengan sepeda motor Vario," terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana, SH.

Benturan keras itu menyebabkan motor Vario terpental dan langsung ditabrak dari belakang oleh sepeda motor Honda Stylo AG 4797 RGE yang dikendarai Nanang Eko Widinugroho, 42, seorang perawat asal Desa Pelem.

Akibat kecelakaan tersebut, DFS, mengalami luka berat dan sempat mendapat perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia. Sementara tiga korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #siswa #kecelakaan