RADAR TULUNGAGUNG – HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun bukan sekadar seremoni tahunan di Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung.
Bagi Camat Pucanglaban, Yudi Irwanto, momentum ini menjadi tolak ukur sejauh mana kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di tingkat lokal,
“Momen ini soal bagaimana nilai-nilai kemerdekaan kita terjemahkan dalam kerja nyata, sinergi antar-elemen, dan pembangunan wilayah yang inklusif,” ujar Yudi saat ditemui di sela persiapan peringatan HUT RI.
Perayaan HUT RI di Pucanglaban ditandai partisipasi aktif warga dari seluruh desa, instansi pendidikan, hingga unsur pemerintahan.
Beragam kegiatan digelar, mulai bazar kecamatan, jalan aehat, hingga turnamen andalan Pucanglaban Cup Bangkit.
Menurut Yudi, kemerdekaan sejati adalah ketika warga punya ruang untuk turut serta membangun wilayahnya sendiri.
“Kami ingin momentum ini menjadi milik semua, bukan hanya pemerintah. Semangat gotong royong inilah yang membuat Pucanglaban tetap hidup dan bertumbuh,” ungkapnya.
Salah satu bentuk nyata kemerdekaan ekonomi di Pucanglaban adalah berdirinya Koperasi Merah Putih, lembaga ekonomi baru yang lahir di tengah semangat peringatan kemerdekaan.
“Koperasi ini bukan hanya simbol. Kami ingin lembaga ini jadi penggerak ekonomi warga, motor positif yang memperkuat nilai ekonomi dan persaudaraan,” tegas Yudi.
Koperasi ini masuk dalam roadmap pembangunan berbasis masyarakat dan diharapkan menjadi pondasi kemandirian ekonomi desa.
Bagi Yudi, kemerdekaan juga berarti menjaga soliditas antar desa dan keselarasan pemerintahan. Hingga kini, desa-desa di Pucanglaban tetap kompak dan sejalan dalam menjalankan program.
“Kebersamaan itu penting. Tidak ada kemerdekaan sejati tanpa persatuan. Dan saya bersyukur, di Pucanglaban ini semua elemen berjalan harmonis,” katanya.
Dengan pengalaman birokrasi lebih dari dua dekade, Yudi Irwanto memiliki pemahaman mendalam soal pemerintahan desa.
“Selama ini saya belajar bahwa kedaulatan itu bukan hanya urusan nasional. Kedaulatan sejati justru tumbuh dari desa, dari masyarakat, dari kecamatan seperti Pucanglaban ini,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana