Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kasus Stunting Tulungagung Diklaim di Bawah Jawa Timur, Benarkah Demikian?

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 10 Agustus 2025 | 05:50 WIB

 

Ilustrasi pertumbuhan anak yang menggembirakan. (FREEPIK)
Ilustrasi pertumbuhan anak yang menggembirakan. (FREEPIK)

 

RADAR TULUNGAGUNG – Maraknya kasus stunting cukup menjadi momok tersendiri bagi masyarakat maupun pemerintah.

Namun, di Tulungagung, angka kasus stunting mengalami penurunan signifikan. Jumlahnya di bawah jumlah rata-rata kasus stunting Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Heru Tjahjono Ajak Warga Tulungagung Cegah Penyakit Tidak Menular dan Stunting Lewat GERMAS Ratusan Masyarakat Umum dan Kader Posyandu serta PKK Hadir

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tulungagung, Endang Dwi Retnowati, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program percepatan penurunan stunting di wilayahnya.

Endang menyampaikan bahwa angka stunting di Tulungagung saat ini telah mengalami penurunan yang signifikan, bahkan sudah berada di bawah rata-rata angka stunting Provinsi Jawa Timur. "Ini adalah hasil kerja keras bersama yang harus kita jaga dan tingkatkan," ujarnya.

Baca Juga: IIDI Tulungagung 2025-2028 Gaungkan Pengentasan Stunting dan Pemberdayaan UMKM

Sebagai bentuk keseriusan, TP PKK Kabupaten Tulungagung telah menjalankan program turun langsung ke desa-desa.

Kegiatan ini dilakukan secara rutin, yaitu seminggu sekali di setiap kecamatan, dengan melibatkan para kepala desa untuk bersama-sama menyukseskan percepatan penurunan stunting.

Baca Juga: Muscab ke- VIII IBI Cabang Tulungagung, Muyati Dwi Astuti Kembali Terpilih: Tegaskan Komitmen Turunkan AKI, AKB, dan Stunting

"Para kepala desa kami undang untuk duduk bersama, menyusun langkah konkret, dan menjalankan intervensi yang tepat sasaran di wilayahnya masing-masing," terang Endang.

Selain itu, TP PKK juga memberi perhatian khusus kepada para ibu hamil yang mengalami kekurangan energi dan kalori.

Baca Juga: Begini Potret Stunting di Tulungagung, Stunting Jadi Masalah Serius

Untuk itu, dia memastikan pemberian makanan tambahan (PMT) di setiap kegiatan posyandu sebagai upaya preventif.

"Kami tidak ingin angka stunting bertambah. Justru harus terus ditekan agar tahun depan Tulungagung bisa mencapai zero stunting," tegasnya.

Sebagai bentuk capaian, Endang mengungkapkan bahwa Desa Jabalsari di Tulungagung akan mewakili Provinsi Jawa Timur sebagai desa percontohan dalam percepatan penurunan stunting.

“Ini bukti bahwa upaya kita mendapat pengakuan. Maka, kerja sama dan semangat semua pihak harus terus kita jaga,” pungkasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#rendah #tulungagung #stunting #jawa timur