RADAR TULUNGAGUNG - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Karangrejo, tepatnya di Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, Minggu (10/8/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa ini melibatkan mobil Elf warna oranye bernopol AG 7669 V dengan sepeda motor Suzuki Smash warna hitam bernopol AG 4263 SO.
Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut, dua orang pengendara motor yang berboncengan mengalami luka berat di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung.
Kanit Gakkum Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil Elf yang dikemudikan Mohamad Asripin, 34, warga Dusun Batuasri, Desa Batuaji, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, melaju dari arah selatan.
Saat di lokasi kejadian, pengemudi Elf berusaha mendahului kendaraan lain di depannya. Namun, manuver tersebut membuat posisi kendaraan terlalu mengambil jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah utara melaju sepeda motor Suzuki Smash yang ditumpangi dua pria.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua kendaraan tidak bisa saling menghindar, sehingga terjadi benturan keras di badan jalan.
“Korban pengendara motor belum diketahui identitasnya, keduanya mengalami luka berat di bagian kepala dan langsung dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan,” terang Ipda Gerry Permana.
Baca Juga: Peserta Ini Terbantu JKN Karena Mengikuti Alur Pelayanan Kasus Kecelakaan
Selain mengakibatkan korban luka berat, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan.
Bagian depan sepeda motor ringsek, sementara mobil Elf mengalami kerusakan di bagian sisi depan.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Elf dan satu unit sepeda motor Suzuki Smash untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Ipda Gerry menambahkan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi Elf yang terlalu mengambil jalur kanan saat mendahului.
“Kami imbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu, dan mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana