RADAR TULUNGAGUNG - Seorang bocah terpeleset dan jatuh sejauh sekitar 10 meter di jalur turun Gunung Cemenung, Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung pada Minggu (10/8).
Upaya penyelamatan dramatis dilakukan Polsek Rejotangan bersama Tim Damkar Tulungagung, BPBD, dan warga setempat.
Kasihumas Polres Tulungagung Ipda Nanang Murdiyanto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurut dia, korban diketahui bernama Keisya Alvaro Prayogi, 13, pelajar asal Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung mendaki gunung bersama tiga temannya, Beryl, Baiq, dan Tristan.
Baca Juga: Elf Tabrak Sepeda Motor di Tulungagung, Dua Pengendara Luka Berat
Sekitar pukul 11.30 WIB, mereka berempat memutuskan untuk turun karena cuaca sudah terik. Sayangnya korban terpeleset di jalur licin hingga jatuh ke lereng.
“Korban mengalami pusing, lemas, serta luka di bagian kepala dan lutut,” ungkapnya.
Baca Juga: Diduga Minum Racun Tikus, Pasutri di Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa
Ayah korban yang menerima telepon langsung dari anaknya segera menghubungi perangkat Desa Tenggong. Dari sini, koordinasi cepat dilakukan dengan Polsek Rejotangan dan Tim Damkar Tulungagung.
Petugas gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung melakukan evakuasi dari ketinggian 335 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga: Sejarah Bukit Cemenung, Bekas Industri Batu Kapur Zaman Belanda
Medan curam dan jalur sempit membuat proses berjalan hati-hati. Tepat pukul 13.45 WIB korban berhasil dibawa turun dan tiba di kaki gunung sekitar pukul 15.15 WIB.
Keisya kemudian dibawa ke RS Islam Madinah Ngunut untuk perawatan medis. Dari pemeriksaan awal, dia mengalami luka babras pada lutut kanan, memar di kepala bagian belakang, serta sempat muntah-muntah. Meski begitu, kondisinya berangsur membaik setelah penanganan.
Ipda Nanang mengimbau pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi fisik, mengenakan perlengkapan yang memadai, dan mengutamakan keselamatan saat berada di jalur gunung.
“Keselamatan adalah prioritas. Jangan memaksakan diri jika kondisi tidak memungkinkan,” tegasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana