Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tanah Longsor di Desa Kradinan, Putuskan Jalur Penghubung Tulungagung – Trenggalek

Dharaka R. Perdana • Rabu, 20 Agustus 2025 | 00:31 WIB

 

Tangkapan layar video tanah longsor terjadi di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung pada Selasa (19/8/2025).
Tangkapan layar video tanah longsor terjadi di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung pada Selasa (19/8/2025).

RADAR TULUNGAGUNG - Tanah longsor melanda Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, pada Selasa (19/8/2025) sore sekitar pukul 15.00.

Tanah longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: Tulungagung Diguyur Hujan Deras Semalam, Ini Prediksi Cuaca Beberapa Hari ke Depan

Akibat tanah longsor ini, jalan penghubung Tulungagung – Trenggalek ambrol dan menutup total jalur antar kabupaten di Pegunungan Wilis ini.

Material longsor berupa tanah, batu, dan pepohonan menutup seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas lumpuh.  Kondisi ini membuat warga dan pengendara dari dua arah tidak bisa melintas. 

Baca Juga: Sepekan ke Depan Hujan Bakal Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia, Wilayah Ini Diperkirakan Paling Deras

Kapolsek Pagerwojo AKP Guruh Yudhi Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tanah longsor tersebut.

Menurut dia, kondisi medan di sekitar lokasi terdampak longsor masih berbahaya karena hujan deras masih mengguyur dan tanah bergerak.

Baca Juga: Longsor di Tulungagung Rusak Rumah dan Infrastruktur di Kecamatan Sendang

Sehingga proses pembersihan material longsor belum bisa dilakukan oleh tim gabungan dan masyarakat.

"Medan longsor tergolong berbahaya karena tanah masih labil dan berpotensi longsor susulan. Situasi tersebut membuat petugas gabungan belum berani menurunkan alat berat ke lokasi.

Baca Juga: Kemarau Basah, 652 Hektare Lahan Pertanian Padi di Tulungagung Diserang Wereng,

AKP Guruh pun mengimbau warga agar tetap waspada dan menghindari lokasi terdampak karena berbahaya.

"Kami minta masyarakat bersabar dan menunggu hingga situasi benar-benar aman sebelum dilakukan penanganan,” ujarnya. ****

 

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #trenggalek #tanah longsor #pagerwojo #hujan deras