Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sikap DPMD dan Inspektorat Tulungagung Ditunggu Warga Desa Mirigambar Terkait Ulah Perangkat Desa Diduga Pungli dan Terlibat Judi

Sandy Sri Yuwana • Rabu, 20 Agustus 2025 | 02:49 WIB

 

Warga  melakukan aksi protes besar-besaran di Kantor Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, pada Senin (11/8/2025).
Warga melakukan aksi protes besar-besaran di Kantor Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, pada Senin (11/8/2025).

TULUNGAGUNG – Kasus dugaan perjudian dan pungutan liar (pungli) yang menyeret salah satu perangkat Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Padahal, warga sudah melakukan aksi protes besar-besaran pada Senin (11/8) lalu dengan mendesak pencopotan Mulyono, 56, staf kasi perencanaan desa setempat.

Kepala Desa Mirigambar Nasrudin mengaku belum ada tindak lanjut resmi dari pihak terkait, baik dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung maupun Inspektorat. Padahal, usai aksi warga, dirinya juga menyebut telah menyampaikan aduan terpisah kepada kepala dinas DPMD dan Camat Sumbergempol.

“Warga terus menanyakan kejelasan kasus ini. Sudah saya sampaikan bagaimana prosesnya dan fakta yang ada, namun mereka tetap berharap segera ada tindakan nyata dari DPMD Tulungagung,” terang Nasrudin, Selasa (19/8/2025).

Nasrudin menyebut hanya bisa menjelaskan kepada warga, telah menyampaikan aduannya tersebut.

Selain itu, telah menjelaskan kepada warga atas fakta-fakta tersebut.

Dia juga meminta warga Desa Mirigambar untuk bersabar menunggu proses dari DPMD tersebut.

"Faktanya memang begitu, jadi kami hanya menunggu kelanjutan sikap pihak-pihak terkait tersebut. Dan telah kami sampaikan ke warga," ungkapnya.

Dia juga menyoroti sikap perangkat yang bersangkutan, yang dinilai tidak menunjukkan perubahan berarti meski sudah ramai diprotes.

“Masih saja bekerja seenaknya, tidak ada itikad baik sama sekali. Padahal ini sudah sangat meresahkan,” tandasnya.

Kondisi ini membuat warga kian gelisah. Mereka menilai lambannya penanganan kasus bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa maupun kabupaten.

Warga menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk menuntut janji DPMD Tulungagung yang sebelumnya berkomitmen segera menindak tegas perangkat desa yang terbukti melanggar aturan.

Diberitakan sebelumnya, puluhan pemuda dan warga Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, menggeruduk Kantor Desa Mirigambar, Senin (11/8/2025) siang. Mereka menuntut pencopotan Mulyono, 56, staf kasi perencanaan desa setempat, yang diduga terlibat kasus perjudian dan praktik pungutan liar (pungli).

Aksi yang dipimpin oleh tokoh pemuda setempat, Muhammad Bagus Budi Prasetyo itu dilatarbelakangi keresahan warga terhadap perilaku Mulyono.

Selain dugaan keterlibatan judi, Mulyono juga disebut kerap melakukan pungli dengan mengatasnamakan pihak lain, termasuk Polsek Sumbergempol, untuk berbagai urusan warga seperti pembuatan kartu keluarga, perizinan hajatan, hingga penutupan jalan.

“Untuk pembuatan KK saja, warga diminta Rp 500 ribu. Padahal menurut keterangan pihak terkait, biaya itu sebenarnya tidak ada,” tegas Bagus. (sri/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#judi #Desa Mirigambar #tulungagung #pungli #perangkat desa