Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tanah Longsor Timbun Bangunan SDN 2 Kradinan di Tulungagung, Tiga Ruang Rusak Parah

Sandy Sri Yuwana • Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:33 WIB

Warga dan personel gabungan bekerja bakti membersihkan SDN 2 Kradinan, Tulungagung yang terdampak longsor. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Warga dan personel gabungan bekerja bakti membersihkan SDN 2 Kradinan, Tulungagung yang terdampak longsor. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Tanah longsor yang terjadi di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung pada Selasa (19/8) sore, tak hanya menutup jalan poros utama desa, tetapi juga menimpa lingkungan SDN 2 Kradinan.

Akibatnya, tiga ruangan SDN 2 Kradinan yang masih aktif digunakan untuk kegiatan belajar mengajar rusak parah.

Kepala SDN 2 Kradinan, Tina Susanti, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui pertama kali dari laporan warga yang melintas di depan sekolah.

Baca Juga: Ikut Terdampak Tanah Longsor, Dua Bangunan SDN 2 Kradinan di Tulungagung Rusak Parah

“Kalau kejadian longsor, ceritanya kami langsung dapat laporan dari orang yang lewat. Kebetulan adik saya yang lewat melihat air bercampur lumpur, lalu menelpon saya. Saat saya datang, kondisinya sudah parah,” terangnya.

Tiga ruangan yang terdampak longsor adalah kamar mandi, perpustakaan, dan ruang kelas 4. Seluruhnya merupakan ruang aktif yang sehari-hari digunakan siswa dan guru.

“Kamar mandi bahkan baru dibangun tahun 2024 lalu. Perpustakaan untuk literasi, dan kelas 4 aktif dipakai anak-anak. Semuanya habis diterjang lumpur,” jelasnya.

Baca Juga: Tanah Longsor di Desa Kradinan, Putuskan Jalur Penghubung Tulungagung – Trenggalek

Selain bangunan, ribuan buku di perpustakaan juga hancur karena tertimbun lumpur. Beberapa dokumen kelas 4 sempat terselamatkan, meski dalam kondisi rusak.

“Rapot masih bisa terbaca, tapi buku-buku literasi rusak semua. Untuk dokumen kelas sebagian tidak bisa diselamatkan,” tambahnya.

Baca Juga: Berkas Penyidikan Rampung, Kades Kradinan Dilimpahkan ke Kejari Tulungagung

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Total ada 129 siswa dan 10 guru di SDN 2 Kradinan. Untuk sementara, kegiatan belajar dialihkan sesuai arahan atasan.

“Kelas 1-2 daring, sedangkan kelas 3-4 tetap tatap muka. Kelas 3 dan 4 kami jadikan satu ruangan agar aman. Wali murid dari pagi sudah banyak yang menanyakan keamanan anak-anak,” kata Tina.

Terkait rencana perbaikan, pihak sekolah masih menunggu instruksi dari pemerintah. Namun, Desa Kradinan telah menyiapkan alternatif ruang belajar.

“Pemerintah desa sudah memberikan satu gedung untuk dipakai sementara. Kalau kelas 4 tidak cukup, bisa dialihkan ke musala,” pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung pada Selasa (19/8/2025) sore memicu tanah longsor di desa setempat.

Akibatnya akses penghubung Tulungagung - Trenggalek tertutup material longsor dan merusak bangunan sekolah. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #tanah longsor #SDN 2 Kradinan