Pemkab Tulungagung Asesmen Dampak Tanah Longsor di Pagerwojo, Bupati dan Kalak BPBD Bilang Begini

Aditya Yuda Setya Putra • Dipublikasikan Rabu, 20 Agustus 2025 | 21:39 WIB

Warga bekerja bakti membersihkan sisa material longsor di SDN 2 Kradinan. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Warga bekerja bakti membersihkan sisa material longsor di SDN 2 Kradinan. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Bencana tanah longsor di berbagai titik di Tulungagung yang terjadi pada Selasa (19/8/2025) sore dilaporkan merusak fasilitas umum.

Buntutnya, pemkab segera menggelar penanganan sebelum mulai melakukan asesmen guna memastikan sejauh mana dampak bencana tanah longsor di Tulungagung.

Baca Juga: Tanah Longsor Tak Surutkan Semangat Belajar Siswa SDN 2 Kradinan di Tulungagung, Ini yang Dirasakan para Guru

Seperti yang terjadi di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung di mana material tanah longsor merusak satu bangunan gedung SDN 2 Kradinan.

Pemkab segera menerjunkan alat berat guna melakukan pembersihan, termasukdi titik longsoran yang menutupi badan jalan umum.

Baca Juga: Jalur Tulungagung - Trenggalek di Desa Kradinan Mulai Bisa Dilintasi, Camat Pagerwojo: Hanya Kendaraan Kecil

"Longsor kan menutupi jalan utama di sana. Jadi, tadi pagi kita sudah mengirimkan alat berat untuk melakukan pembersihan supaya jalan itu bisa dilalui," ucap Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Robinson Parsaoran Nadeak.

BPBD juga menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pembersihan secara manual bersama warga sekitar di lokasi kejadian.

Baca Juga: Tanah Longsor Timbun Bangunan SDN 2 Kradinan di Tulungagung, Tiga Ruang Rusak Parah

Meski dipastikan ada bangunan yang dilaporkan terdampak tanah longsor, laki-laki yang karib disapa Robin ini menegaskan bahwa pemberian bantuan atau penanganan lanjutan masih perlu menanti hasil asesmen. "Itu asesmen dulu. Nanti kita koordinasikan dengan OPD terkait," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menerangkan bahwa jajaran pemkab, Baznas, dan jajaran legislatif dijadwalkan meninjau lokasi bencana pada Rabu siang selepas rapat paripurna di gendung dewan.

Baca Juga: Ikut Terdampak Tanah Longsor, Dua Bangunan SDN 2 Kradinan di Tulungagung Rusak Parah

Pimpinan daerah juga mengungkapkan soal perlunya asesmen dan peninjauan langsung guna memastikan tingkat kerusakan dan sejauh mana dampak bencana.

Itu penting  agar pemkab bisa menentukan langkah lanjutan dalam penaganan pascabencana, termasuk pemberian bantuan bagi para korban terdampak.

"Kita belum tahu. Tentunya kalau itu memang membahayakan bagi anak didik kita, ya kita perbaiki. Tentunya kita memperikmbangkan. Makanya kita datangi dulu," kata dia.

Disinggung soal kemungkinan menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT), Gatut mengungkapkan bahwa hal itu akan dibahas begitu proses peninjauan rampung. "Nanti kita diskusikan setelah dari sana," sebutnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
Sumber : Radar Tulungagung
tulungagung tanah longsor asesmen SDN 2 Kradinan