TULUNGAGUNG – Mahasiswa semester 4 Program Studi Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan pemeriksaan GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid) sebagai bagian dari program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMM) di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.
Kegiatan ini berlangsung pada 1 Agustus 2025 dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Beji. Puluhan warga berpartisipasi aktif dalam pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi edukasi kesehatan, pengecekan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta konsultasi kesehatan bersama mahasiswa dan tenaga medis pendamping.
“Kami ingin kehadiran kami bisa membawa manfaat langsung bagi masyarakat terutama dalam kegiatan pemeriksaan GCU ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini, sehingga bisa lebih waspada terhadap risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, maupun gangguan metabolik lainnya serta dapat melakukan pencegahan maupun penanganan lebih lanjut,” ujar koordinator kelompok, Maharani Dwi Erwinda.
Selain layanan pemeriksaan, mahasiswa FK UMM juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya olahraga teratur, serta pemilihan makanan bergizi seimbang. Hal ini sejalan dengan tema besar pengabdian masyarakat mahasiswa FK UMM (PMM), yaitu “Optimalisasi Kesehatan Desa Melalui Perbaikan Sanitasi dan Transformasi Gaya Hidup Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”.
Kepala Desa Beji, Khoirudin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa FK UMM atas kontribusinya. “Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan pemeriksaan gratis ini. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Melalui program PMM ini, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok yakni Maharani Dwi Erwinda, Dhenia Lizariany Hafsha, Adena Rafa Salsabila, dan Khalila Safana Faravadira tidak hanya memperoleh pengalaman praktik lapangan tetapi juga menumbuhkan rasa empati sosial serta kedekatan dengan masyarakat.
Melalui kegiatan pemeriksaan GCU ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kebutuhan kesehatan warga desa, serta menumbuhkan kepedulian sosial sebagai calon tenaga medis di masa depan. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah