RADAR TULUNGAGUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung memastikan segera menindaklanjuti laporan terkait kerusakan bangunan SDN 2 Kradinan, Kecamatan Pagerwojo akibat tanah longsor.
Plt Kabid Pembinaan SD, Wahyu Tejo Aribowo, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyusun laporan dan bersurat ke BPBD Tulungagung.
“Untuk proses pembangunan kembali harus menunggu mitigasi status bencana dari BPBD Tulungagung. Jadi mekanismenya memang begitu. Kapan pembangunan dilakukan dan melalui dinas apa, itu juga masih menunggu arahan. Mestinya nanti juga lewat dinas pendidikan,” jelas Tejo, Kamis (21/8/2025).
Sementara itu, kemarin (20/8) dalam kunjungan Bupati, Wakil Bupati, serta sejumlah kepala OPD terkait di lokasi terjadinya bencana longsor, Kepala Disdik Tulungagung, Rahadi P. Bintara, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tenda darurat yang bisa dipakai sebagai sarana pembelajaran sementara.
Namun, menurut Tejo, penggunaan tenda masih belum ideal. Ia menyebut belum mengetahui apakah tenda muat ditempatkan dihalaman sekolah itu. Dan pihaknya juga masih memikirkan dampak yang terjadi jika hujan deras turun kembali.
“Memang pak kadin sudah menawarkan untuk memakai tenda dari dinas pendidikan. Kita masih belum tahu apakah tenda tersebut cukup ditempatkan di sana atau tidak. Apalagi kalau terjadi hujan, tetap saja kurang maksimal untuk belajar anak-anak,” ujarnya.
Meski demikian, pihak Disdik Tulungagung bersyukur atas dukungan dari Pemerintah Desa Kradinan yang memberikan bantuan ruangan BUMDes untuk dipakai siswa belajar sementara.
Baca Juga: Tanah Longsor Timbun Bangunan SDN 2 Kradinan di Tulungagung, Tiga Ruang Rusak Parah
Lokasi belajar sementara itu juga dinilai strategis karena berada hanya beberapa meter di belakang sekolah.
“Alhamdulillah, selain tempatnya aman, ruangan BUMDes ini juga dekat dengan sekolah. Jadi anak-anak bisa tetap belajar tanpa harus jauh dari lingkungan sekolah,” tambah Tejo.
Baca Juga: Tanah Longsor di Desa Kradinan, Putuskan Jalur Penghubung Tulungagung – Trenggalek
Ia menambahkan untuk saat ini, kegiatan belajar di SDN 2 Kradinan tetap berlangsung, namun tetap dengan penyesuaian.
"Kelas 4 sementara dipindahkan ke musholla, sedangkan ruang belajar tambahan akan segera difungsikan menunggu kesiapan fasilitas darurat tersebut" pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana