RADAR TULUNGAGUNG - Nasib siswa SDN 2 Kradinan, Kecamatan Pagerwojo yang pindah belajar karena bangunan sekolah rusak terkena tanah longsor menjadi perhatian serius Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Bupati Gatut Sunu menuturkan bahwa kondisi di lokasi sangat memprihatinkan. Jalan poros desa yang menghubungan Tulungagung - Trenggalek masih licin dan bekas material longsor menyulitkan akses warga.
“Kami mengajak OPD terkait, karena ini juga berkaitan dengan sekolah yang rusak. Semoga dengan sidak ini bisa diambil langkah analisis agar anak-anak kita tetap bisa belajar tanpa terganggu,” ujarnya di sela kunjungan.
Kepala Dispendik Tulungagung, Rahadi P. Bintara, menambahkan bahwa telah menyiapkan tenda darurat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sementara di SDN 2 Kradinan.
“Kami ada tenda besar. Nanti kalau memungkinkan, kita pasang di lokasi. Tujuannya agar anak-anak tetap bisa mengikuti proses belajar meski ruang kelas rusak,” jelasnya.
Bupati Gatut Sunu juga berpesan agar keselamatan anak didik tetap menjadi prioritas. “Tolong nanti diperhatikan agar pendidikan anak tidak berhenti. Bisa komunikasi dengan pihak sekolah. Yang terpenting keselamatan anak-anak juga harus dijaga,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Pagerwojo Setiyono menyampaikan bahwa pembersihan material longsor di jalan poros berhasil diselesaikan sehari setelah kejadian.
Hal ini berkat kerja sama tim gabungan BPBD, TNI-Polri, perangkat desa, guru, puskesmas, hingga warga sekitar.
“Sekarang (21/8) jalan sudah normal dan aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.
Puing-puing longsoran yang menimpa SDN 2 Kradinan juga telah dibersihkan melalui kerja bakti massal. Camat Setiyono menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak.
“Kami berterima kasih kepada semua yang terlibat, sehingga jalan dan sekolah yang terdampak bisa lebih cepat dievakuasi,” katanya.
Dia juga mengimbau masyarakat Pagerwojo dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap ancaman longsor susulan. ****
“Tanah di wilayah sini masih labil dan banyak titik rawan. Jika hujan deras turun, sebisa mungkin warga menjauh dari titik-titik rawan longsor,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana